RENCANA BISNIS TEMPAT KURSUS MANDARIN DENGAN MOOC
YENDY WINATA , B.M Purwanto, Dr., M.B.A.,
2017 | Tesis | S2 ManajemenBahasa Mandarin merupakan salah satu bahasa internasional yang banyak digunakan oleh orang di dunia. Tiongkok dengan statusnya sebagai negara ekonomi yang terkuat nomor dua serta bahasanya yang dipakai sebagai bahasa internasional menarik minat orang untuk belajar bahasa Mandarin. Di Indonesia sudah ada beberapa sekolah yang mengajarkan bahasa Mandarin dan juga universitas yang membuka jurusan bahasa Mandarin. Tingkat kesulitan belajar Mandarin yang tinggi membuat orang-orang kebanyakan membutuhkan bantuan tempat kursus ataupun guru privat untuk mempelajarinya. Namun tempat kursus dan guru privat masih terdapat kendala berupa lokasi dan juga waktu atau jadwal belajar mengajar. Pada tahun 2008 terdapat suatu sistem kursus baru yang dikenal dengan MOOC (Massive Open Online Course). MOOC hanya membutuhkan koneksi internet agar orang-orang dapat melakukan proses belajar. Dengan melihat popularitas bahasa Mandarin serta adanya MOOC, maka kami ingin membuat rencana bisnis bahasa Mandarin dengan MOOC. Rencana bisnis ini disusun dengan berdasarkan pengamatan kursus Mandarin dengan MOOC, pengumpulan data dengan wawancara dan juga kuesioner. Hasil wawancara dan kuesioner tersebut akan dianalisis dengan menggunakan peta empati. Dari peta empati tersebut kemudian akan dibentuk kanvas model bisnis yang baru untuk tempat kursus Mandarin dengan MOOC. Rencana bisnis ini dinilai dengan menggunakan instrumen finansial berupa NPV, IRR dan Payback Period. Hasil perhitungan NPV sebesar 811.091.225,63, IRR sebesar 126% dan Payback Period sebesar 8,7 bulan. Dari hasil perhitungan NPV, IRR dan Payback Period ini, rencana bisnis kursus Mandarin dengan MOOC merupakan bisnis yang cukup menarik.
Mandarin is one of most used international languages in the world. China with its status as the second most powerful economic country and its language as an international language attracts people to learn Mandarin. In Indonesia there are already some schools that teach Mandarin as learning subject and also some universities open the Mandarin as one of their major. The learning difficulty of Mandarin makes people mostly need the help of a course or a private tutor to learn it. But still there are constraints in the form of location and also time or schedule. In 2008 there was a new course system known as MOOC (Massive Open Online Course). MOOC only requires internet connection for people to learn. Given the popularity of Mandarin and the MOOC, we want to create a business plan of Mandarin language with MOOC. The business plan is structured on the basis of observations of Mandarin courses with MOOC, data collection by interview and questionnaires. The interview and questionnaires will be analyzed using empathy map. After that, a new business model canvas will be formed from the empathy map for Mandarin course with MOOC. The business plan is assessed using financial instruments such as NPV, IRR and Payback Period. NPV calculation result of 811,091,225.63, IRR of 126% and Payback Period of 8.7 months. From the calculation of NPV, IRR and Payback Period, the business plan of a Mandarin course with MOOC is a pretty interesting business.
Kata Kunci : Kursus, Mandarin, MOOC