Laporkan Masalah

KAJIAN KERUSAKAN LINGKUNGAN FISIK AKIBAT KEGIATAN PARIWISATA DI PANTAI PULANG SYAWAL KABUPATEN GUNUNGKIDUL YOGYAKARTA

Syahrul, Prof. Dr. M. Baiquni, M.A.; Dr. R. Suharyadi, M.Sc.

2017 | Tesis | S2 Ilmu Lingkungan

Pariwisata merupakan industri yang sangat ditentukan oleh baik buruknya lingkungan dan sangat peka terhadap kerusakan lingkungan. Kerusakan lingkungan yang dapat ditimbulkan dari kegiatan pariwisata adalah perubahan penggunaan lahan menjadi lahan terbangun, selain perubahan penggunaan lahan, kegiatan pariwisata dapat mempengaruhi kualitas air tanah yang disebabkan oleh pemanfaatan air untuk aktivitas pariwisata. Oleh sebab itu, penelitian ini memiliki tujuan untuk menganalisis perubahan penggunaan lahan pada kawasan wisata pantai tahun 2009 hingga tahun 2015, menginventarisasi kualitas air pada kawasan wisata, menganalisis pengaruh perubahan penggunaan lahan terhadap kualitas air di pantai Pulang Syawal, dan merumuskan strategi pengelolaan lingkungan untuk mengurangi dampak kerusakan lingkungan yang terjadi. Metode yang digunakan dalam penelitian adalah metode survei (survey) dengan didukung teknik tumpangsusun (overlay) dari interpretasi citra tahun 2009 dan tahun 2015 yang digunakan untuk menganalisis perubahan lahan yang terjadi; serta metode analisis laboratorium terhadap kualitas air tanah dan pengaruh perubahan lahan terhadap kualitas air tanah yang diuraikan secara deskriptif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa perubahan penggunaan lahan di kawasan pantai mengalami peningkatan dari aspek penggunaan lahan sebagai lahan terbangun, pada tahun 2009 luas penggunaan lahan sebagai lahan bangunan hanya mencapai 0,01 hektar dan berada pasa kawasan sempadan pantai sedangkan pada tahun 2015 lahan bangunan mengalami peningkatan hingga 99,20% dengan luas menjadi 1,25 hektar, dimana 0,5 hektar berada di kawasan sempadan pantai; peningkatan perubahan lahan lainnya adalah peningkatan lahan parkir dengan luas 0,74 hektar atau dengan presentase kenaikan sebesar 100%. Peningkatan perubahan penggunaan lahan menjadi lahan terbangun akan mempengaruhi peningktan pemanfaatan air dan akan mempengaruhi kualitas air tanah; namun kualitas air tanah pada kawasan pantai pada tahun 2015 secara umum masih baik dan berada di bawah baku mutu yang dipersyaratkan, sehingga kualitas air tanah di kawasan pantai belum dipengaruhi oleh perubahan penggunaan lahan. Strategi pengelolaan lingkungan untuk mengurangi dan/atau meniadakan dampak, perlu dilakukan pembuatan masterplan pengembangan kawasan wisata, penerapan undang-undang, pembuatan kebijakan, serta pelaksanaan revitalisasi kawasan untuk melakukan pembangunan dan perkembangan pariwisata yang berwawasan lingkungan.

Tourism is an industry that is affected by environmental conditions and very sensitive for environmental damage. Environmental damage that could be caused from tourism activities is land use changes into built up area, besides changing the land use tourism activities can affect the quality of groundwater caused by utilization of water for that. Therefore, this research aims to analyze the changes in land use on coastal tourism area in 2009 to 2015, inventory of water quality in tourist area, analyze the effect of land use change to the quality of the water at the Pulang Syawal beach, and formulating environmental management strategies to reduce the impact of environmental damage that occurred. The methods used in the study is a survey method with a supported overlay land use maps which be derived from image interpretation in 2009 and 2015 which is used for analysis land use changes that occur; and laboratory analysis method for groundwater quality and the influence of land use changes to the quality of ground water described descriptively. The results showed that the change of land use in coastal area has increased from land use aspects to built area, in 2009 the area of land use for building only reached 0.01 hectares and located on the coastal border area and in 2015 increased to 99.20% with an area to 1.25 hectares where 0.5 hectares in the coastal border area; other improvement is the increase in the parking lot with an area of 0.74 hectares, with a percentage increase of 100%. Increasing land use changes for built up area will be effecting to increas water usage and also will be effecting for quality of groundwater in coastal area, but the quality of groundwater in coastal area in 2015 is still good and below the quality standard required, so the quality of groundwater in coastal areas have not been affected by changes in land use. Environmental management strategies to deduct and/or destroy effect, its needed to make masterplan of tourism development area, assembling the law, making government policies, and revitalization area to create sustainable tourism development.

Kata Kunci : Kerusakan lingkungan, kegiatan pariwisata, penggunaan lahan, perubahan penggunaan lahan, kualitas air tanah/ Environmental damage, Tourism activity, Land use, Land use changing, Groundwater quality

  1. S2-2017-376316-abstract.pdf  
  2. S2-2017-376316-bibliography.pdf  
  3. S2-2017-376316-tableofcontent.pdf  
  4. S2-2017-376316-title.pdf