DINAMIKA PSIKOLOGIS KORBAN KEKERASAN SEKSUAL MASA ANAK
CYSTARINI DIAN S, Dr. Ira Paramastri, M.Si, Psikolog
2017 | Tesis | S2 Psikologi ProfesiKekerasan seksual anak semakin marak terjadi di Indonesia. Korban KSA tidak hanya perempuan tetapi juga laki-laki. Namun, penelitian mengenai korban laki-laki masih sangat minim. Psikoanalisa sering digunakan untuk mengungkap KSA karena menitikberatkan pada perkembangan psikoseksual dan pengalaman individu hingga dewasa. Penelitian bertujuan untuk mendapatkan gambaran dinamika psikologis korban KSA. Penelitian ini dapat menjadi salah satu sumber acuan pemberian intervensi bagi korban KSA, baik preventif maupun kuratif. Metode yang digunakan adalah kualitatif dengan desain studi kasus. Subjek penelitian adalah dua orang korban KSA laki-laki. Pengambilan data menggunakan teknik wawancara mendalam, observasi, dan tes psikologi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa hambatan dalam tahap psikoseksual, traumatic event, serta partisipasi keluarga turut mempengaruhi kepribadian dan kehidupan subjek di masa dewasa.
Child sexual abuse (CSA) prevalence is increasing in Indonesia. Child sexual abuse victims are not only girls but also boys and there are no long term differences on impacts between both sexes. However, CSA research with male victim is quite rare. Psychoanalysis is the most common theory used to define CSA because this theory focused on psychosexual development since early developmental stage until adulthood. This study aimed to describe the psychological dynamics of male victims. This research analysis can be used as one of references in preventive and curative intervention for CSA victims. This research used qualitative method, single case, with two subjects of male sexual abuse victims. Result of this study are delayed psychosexual stages, traumatic events, and family participation influenced subject’s personality and lifes in adulthood.
Kata Kunci : Kekerasan seksual anak, korban laki-laki, psikoanalisa, tahap psikoseksual