Laporkan Masalah

IDENTIFIKASI DAERAH ZONASI GUNUNGAPI PURBA DI DAERAH KALISONGGO KABUPATEN KULONPROGO BERDASARKAN ANALISIS DATA GRAVITASI

HAMID ODE, Prof. Dr. H. Sismanto M.Si

2017 | Tesis | S2 Ilmu Fisika

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui gambaran lapisan bawah permukaan batuan andesit di daerah Kalisonggo. Penelitian ini menggunakan data gravitasi untuk membuat model 3D lapisan bawah permukaan sehingga batuan andest miosen di daerah Kalisonggo dapat diidentifikasi. Terdapat 77 titik pengukuran dengan jarak antara titik pengukuran 200 m dan jarak antara line 300 m. Kontinuasi ke atas dilakukan pada data Bouguer, kemudian diolah menggunakan software Grablox dan Bloxer. Sehingga didapatkan nilai densitas bawah permukaan anomali gravitasi rendah ( minus 2,50 sampai minus 0,49 miligal) yang memiliki densitas (1,9 sampai 2,5 gram/cm3 yang merupakan batuan sedimen. Anomali gravitasi sedang ( minus 0,49 sampai 1,51 miligal) yang berkorespondensi dengan densitas 2,6 sampai 2,75 gram/cm3 yang merupakan breksi andesit. Anomaly gravitasi tinggi (1,51 sampai 2,51 gram/cm3 miligal) yang berkorespondensi dengan densitas 2,8 sampai 3,4 gram/cm3 yang merupakan lava andesit. Keberadaan singkapan batuan beku andesit baik yang berstruktur kekar tiang maupun yang tidak berstruktur tiang yang ditemukan didaerah penelitian diduga merupakan batuan hasil runtuhan atau lontaran dari gunungapi purba.

Research about the subsurface image at the Kalisonggo area has been done to reveal the andesite rocks below the surface. This research used gravity data to construct 3D subsurface model to identify miocene andesite rocks at the Kalisonggo. There were 77 points with 200 m spacing and 300 m spacing between line. Upward continuation were performed to these Bouguer data, then were input to Grablox and Bloxer software. Subsurface density value low gravity anomaly to get (minus 2.50 to minus 0.49 miligal) with density 1.9 to 2.5 gr/cm3 was interpreted as sediment. Moderate gravity anomaly (1 to 1,51 miligal) corresponds to density of 2.6 to 2.75 gr/cm3, wich arer andesite breccia units. High gravity anomaly (1.51 to 2.51 miligal) corresponds to density 2.8 to 3.4 gr/cm3 perhaps are to andecitic lava. The existence of outcrop andesite igneous rocks both columnar joint and uncolumnar joint structured are found in research area are expected as rocks from the collapse or volcanic eruption of paleovolcano.

Kata Kunci : Pemodelan 3-D, data gravitasi, batuan andesit, Grablox, Bloxer

  1. S2-2017-340172-bibliography.pdf  
  2. S2-2017-340172-tableofcontent.pdf  
  3. S2-2017-340172-title.pdf