PERAN PEMUDA DALAM PENCEGAHAN PENYALAHGUNAAN NARKOTIKA DAN IMPLIKASINYA TERHADAP KETAHANAN LINGKUNGAN SOSIAL (Studi pada Satgas BNNP DIY �Virus Biru� di Daerah Istimewa Yogyakarta)
ANDIKA INDAH P, Dr. Budi Andayani, MA;Dr. Muhammad Supraja, M.Si
2017 | Tesis | S2 Ketahanan NasionalPenelitian ini dilaksanakan guna mengetahui peran Satgas BNNP DIY Virus Biru terhadap Ketahanan Lingkungan Sosial dan implikasi peran Satgas BNNP DIY mengenai upaya pencegahan penyalahgunaan Narkotika pada pemuda di D.I.Yogyakarta. Pemuda merupakan sasaran utama dalam kasus perederan gelap Narkotika, hal ini terungkap pada hasil temuan BNN pada tahun 2016 yang menyatakan bahwa D.I.Yogyakarta mendapatkan peringkat pertama kasus Narkotika pada pemuda. Tahun 2012-2015 hasil dari tangkap tangan DITRESNARKOBA Polda DIY menyatakan pemuda sebagai tersangka yang dominan. Penelitian ini dilakukan di Kantor Badan Narkotika Nasional Propinsi DIY yang beralamatkan Jalan Brigjen Katamso Komplek Perkantoran (Selatan Purawisata) Yogyakarta dengan. Informan ditetapkan dengan cara purposive, dalam hal ini peneliti menetapkan sebanyak 7 (tujuh) informan penelitian. Penelitian ini menggunakan analisis kualitatif deskriptif dengan teknik pengumpulan data melalui wawancara mendalam, studi dokumentasi, studi kepustakaan dan media internet. Penelitian yang telah dilaksanakan diperoleh kesimpulan bahwa peran Satgas BNNP DIY Virus Biru mampu memberikan edukasi tentang bahaya penyalahgunaan Narkotika terhadap pemuda. Dengan pendekatan teman sebaya Satgas BNNP DIY Virus Biru telah menciptakan kenyamanan dalam kelompok sehingga pemuda mendapat motivasi dari kegiatan tersebut. Tahap konstruksi sosial yang dilakukan oleh Satgas BNNP DIY Virus Biru melalui Peer Conseling mempunyai dampak yang signifikan yaitu banyaknya Satgas tingkat sekolah yang dibentuk setelah mengenal Satgas BNNP DIY Virus Biru. Satgas BNNP DIY Virus Biru telah memberikan contoh kepada generasi muda agar mampu berpartisipasi dalam upaya pencegahan penyalahgunaan Narkotika, sehingga menjadikan lingkungan sosial mempunyai ketahanan yang baik dan bebas terhadap penyalahgunaan Narkotika yang sedang marak saat ini
This research was carried out in order to know the role of task force BNNP DIY Virus Biru and its implications for Social Environmental Resilience in Narcotic abuse prevention efforts on youth in DIY. Youth is the main target in the case of dark outlets of narcotics, it was revealed on the results of the findings of the BNN in 2016 that States that the special region of Yogyakarta getting Narcotics cases ranked first on the youth. 2012-2015 year result of DITRESNARKOBA hand capture Polda DIY declared youth as a suspect who is dominant. This research was conducted at the Office of BNNP DIY on Brigjen Katamso Street (South of Purawisata) Yogyakarta, informant is purposely determined, in this case the researchers set 7 (seven) informants. This research uses qualitative descriptive analysis with data collection through interviews, documentation in-depth studies, the study of librarianship and internet media. This study derive the conclusion that the role of the task force BNNP DIY Virus Biru able to give education about the dangers of Narcotics abuse for youth. With the approach of peer BNNP DIY task force Virus Biru creates comfortable atmosphere in a group to motivate youngster from those activities. Social construction phase carried out by the task force BNNP DIY Virus Biru through Peer Conseling had a significant impact, namely the large number of school-level task force formed after knowing the DIY BNNP task force Virus Biru Some schools have been able to improve discipline in the school environment in order to prevent illicit traffic in Narcotic drugs hanging around the school environment in order to create a good environment resistance.
Kata Kunci : Virus biru, ketahanan lingkungan/Virus Biru, the resilience of the social environment