POLA SEBARAN SEBARAN PERUMAHAN DI WILAYAH PENGEMBANGAN (WP) I DAN WILAYAH PENGEMBANGAN (WP) II KABUPATEN BEKASI
DESY KUSUMAWARDANI, Dr. Andri Kurniawan, M.Si
2017 | Skripsi | S1 PEMBANGUNAN WILAYAHKawasan Industri Jababeka didirikan pada tahun 1989 dengan luas lahan 5600 Ha yang dikelola oleh perusahaan pengembang kota dari PT Jababeka T.bk. Kawasan ini terbagi menjadi dua pemanfaatan lahan yakni kawasan industri 1840 Ha dan kawasan hunian 1130 Ha. Kawasan Industri Jababeka yang terdiri dari 418 PT ini banyak menyerap tenaga kerja. Penyerapan tenaga kerja di tahun 2009 menyebabkan terjadinya multiplier effect. Efek dari meningkatnya jumlah perusahaan industri yang diikuti oleh penyerapan tenaga kerja memicu pertumbuhan pembangunan perumahan terus meningkat. Tujuan dari diadakannya penelitian ini adalah 1)mengidentifikasi karakteristik kawasan industri Jababeka di Kabupaten Bekasi, 2)mengidentifikasi karakteristik perumahan di Wilayah Pengembangan I dan II di Kabupaten Bekasi, 3)Mendeskripsikan pola sebaran perumahan di Wilayah Pengembangan I dan II di Kabupaten Bekasi. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dan teknik overlay dan buffering untuk mengetahui jarak dari perumahan menuju kawasan industri. Teknik pengumpulan data yang digunakan adalah teknik wawancara dan teknik plotting menggunakan checklist koordinat serta analisis tetangga terdekat untuk mengetahui distribusi dan karakteristik perumahan. Hasil penelitian ini adalah karakteristik perumahan di WP I dan II Kabupaten Bekasi 91,1% didominasi perumahan KPR bersubsidi yang pengembangannya dilakukan oleh developer swasta, tipe perumahan yang banyak diminati oleh masyarakat di WP I dan II Kabupaten Bekasi adalah perumahan dengan tipe 36/60m2. Kegiatan Industri di Kawasan Industri Jababeka adalah skala besar, dengan banyak penyerapan tenaga kerja di kegiatan Industri Tekstil dan Garmen sebesar 24% akan tetapi kegiatan Industri yang banyak berkembang di Kawasan Industri Jababeka adalah Industri Makanan, Minuman dan Tembakau. Modal/Investasi di Kawasan Industri Jababeka terbesar 78% berasal dari Penanaman Modal Asing. Nilai R adalah 0,573428 menunjukan pola sebaran perumahan yang terjadi adalah mengelompok.
Jababeka Industrial area was founded in 1989 with an area of 5600 Ha of land managed by the city of developer company PT Jababeka Tbk. This area spliand into two land the namely industrial area and residential area of 1840 Ha and 1130 Ha. Jababeka industrial area comprising 418 PT lot to absorb manpower. Absorption of labor in 2009 led to the multiplier effect. The effect of the increasing number of industrialcompanies, followed by the absorption of labor and triggers the growth of residential development is on the rise.The aims of this research are 1) to identify the characteristics of the Jababeka industrial area in the District of Bekasi, 2) to identify characteristics of the housing in the area of Development I andII in the Regency of Bekasi, 3) to describe the spatial relationship between the Jababeka industrial area with housing in the area of Development I and II in Bekasi. This research were conducted using quantitative approach and technique of overlay and buffering to know the distance from residential towards the industrial area. Data collection techniques used are plotting techniques and interview techniques checklist use coordinates as well as analysis of nearest neighbors to know the distribution and characteristics of housing. The results of this research showed the characteristics of housing in Bekasi Regency WP I and II 91.1% is housing subsidized mortgages that development was undertaken by private developers. The type of housing that is much sought after by communities in Bekasi Regency WP I and II is the housing with the type 36/60 m 2. Industrial activity in Jababeka industrial area is a large scale, with a lot of absorption of labor in the textile and Garment Industry activities amounted to 24%. But many of industrial activities developed in thea area of industry Jababeka are Industrial Food, Drinks and Tobacco, Investment in the industrial area of Jababeka 78% comes from Foreign Investment. The value of R is the 0.573428 showed a pattern of distribution of housing was clumped.
Kata Kunci : housing, industrial area, industrial activity, labor