Analisis Pengaruh Sistem Pendingin Berilium terhadap Berkas Neutron Epitermal Keluaran Boron Neutron Capture Therapy 30 MeV
ALVAN RIZALDI RAMADHAN, Dr. Ir. Andang Widi Harto, M.T. ; Prof. Ir. Yohannes Sardjono
2017 | Skripsi | S1 TEKNIK NUKLIRPada saat ini telah ditemukan metode pengobatan kanker menggunakan metode Boron Neutron Capture Therapy. Perusahaan Industri Alat Berat Sumitomo bekerja sama dengan Universitas Kyoto membangun alat bernama HM-30. Reaksi antara proton dengan target berilium pada beam shapping assembly menghasilkan beban kalor. Untuk mengatasi kalor yang dihasilkan maka diperlukan sistem pendinginan dimana dilakukan pendinginan secara langsung menggunakan air. Pada Tugas Akhir ini dilakukan optimasi geometri ketebalan pendingin berilium yaitu air pada rangkaian inlet dan outlet untuk mendapatkan ukuran ketebalan pendingin yang maksimal. Optimasi dilakukan dengan simulasi menggunakan program Monte Carlo N-Particle X. Setelah adanya optimasi ketebalan pendingin pada rangkaian inlet dan outlet pendingin berilium dan pendingin di belakang berilium, ketebalan optimal yang didapat adalah 0,3 cm. Fluks neutron epitermal yang dihasilkan sebesar 1,14 x 109 n/cm2s
This periode has discovered a method to treats cancer using Boron Neutron Capture Therapy. Sumitomo Heavy Industry featuring Kyoto University build a tools that has name HM-30. Reaction between proton and beryllium target at beam shapping assembly resulting heat load. It need cooling system to solve heating problem which directly cooled by using water. In this script, geometry optimization of coolant thickness which is water in the inlet and outlet assembly to get the maximum thickness of beryllium coolant dimension. Optimization is done by simulation by Monte Carlo N-Particle X program . After optimizing the coolant thickness in the inlet and outlet of beryllium cooling, and coolant behind the beryllium the resulting the optimum thickness is 0,3 cm. Epithermal neutron flux resulted is amount 1,14 x 109 n/cm2s
Kata Kunci : BNCT, pendingin berilium, target berilium