Pengaruh Pengaruh Ekstrak Tulang Cumi-Cumi (Loligo Sp.) terhadap Angiogenesis pada Lidah Tikus Galur Sprague Dawley Pasca Induksi 7,12-Dimetilbenz(a)antrasen
FIONA ARDHANA R.K, drg. Tetiana Haniastuti, M.Kes., Ph.D.; drg. Heni Susilowati, M.Kes., Ph.D.
2017 | Skripsi | S1 PENDIDIKAN DOKTER GIGIDewasa ini dikembangkan obat tradisional untuk pengobatan kanker yang berasal dari ekstrak tumbuhan ataupun hewan. Cumi-cumi memiliki tulang yang mengandung kitin dan melalui proses deasetilasi kitin akan menghasilkan chitosan. Chitosan memiliki aktivitas untuk menghambat angiogenesis pada jaringan tumor. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh chitosan pada ekstrak tulang cumi terhadap angiogenesis jaringan lidah tikus Sprague Dawley yang dipapar 7-12 Dimetilbenz(a)antrasen (DMBA). 20 ekor tikus jantan galur Sprague Dawley, berumur 2-3 bulan, bobot 150-240 gram dikelompokkan menjadi 2, yaitu kelompok kontrol dan perlakuan. Bagian lateral lidah tikus diinjeksi dengan 0.1 ml/100 gram 2% DMBA secara intrasubmukosa. 36 hari setelah injeksi DMBA, kelompok perlakuan diobati dengan 1 mg/kgBB ekstrak cumi-cumi sekali sehari dalam seminggu, sementara kelompok kontrol tidak diobati. Pada akhir penelitian semua tikus dikorbankan untuk pembuatan preparat histologis dan pewarnaan dengan HE. Hasil uji Independent T-Test menunjukkan tidak ada perbedaan bermakna antara kelompok kontrol dan perlakuan. Jaringan epitel lidah tikus menunjukkan hiperplasi pada tahap promosi, sehingga terjadi penebalan epitel dan pembuluh darah masih berjumlah sedang. Hal ini mengakibatkan perbedaan antar dua kelompok tidak signifikan pada tahap promosi. Kesimpulan dari penelitian ini menunjukkan bahwa perlakuan ekstrak tulang cumi-cumi dosis 1 mg/kgBB tidak dapat menghambat angiogenesis pada tahap promosi jaringan epitel lidah tikus Sprague Dawley yang dipapar DMBA 2%.
Currently, plenty of traditional alternatives are developed using extracts of plants or animals. Squids have pen contained chitin and through the deacetylation process will produce chitosan. Chitosan inhibits angiogenesis in tumor tissue. This study aims to determine the effect of chitosan on squid pen extract to the angiogenesis of tongue epithelial tissues Sprague Dawley rats were exposed by 7-12 Dimetilbenz(a)antrasen (DMBA). Twenty male Sprague Dawley rats, aged 2-3 months, weight 150-240 grams, were divided into two groups; treatment and control groups. The lateral part of rats tongue was injected with 0.1 ml/100 mg body weight 2% DMBA intra submucosally. 36 days after DMBA injection, the treatment group was treated with 1 mg/kg bodyweight of squid pen extract once a day in a week, while the control group was left untreated. The rats were sacrificed in order to made histological specimens and stained with HE. Independent T-Test showed no differences between control and treatment groups. Rats tongue epithelial tissue indicates hyperplasia at the promotion stage, resulting in thickening of the epithelium and the blood vessels are still in moderate number. The result is the differences of the number of blood vessels between the two groups is not significant at the promotion stage. In conclusion, this study showed that 1 mg/kg body weight of squid pen extract cannot reduce the angiogenesis at the promotion stage of Sprague Dawley rats tongue epithelial tissue after induced with 2% DMBA.
Kata Kunci : Ekstrak tulang cumi-cumi, angiogenesis, 7,12 Dimetilbez[a]antrasen / squid pen extract, angiogenesis, 7.12 Dimetilbenz[a]antracene