VISUALISASI PETA PERKEMBANGAN PROGRAM KELUARGA BERENCANA (KB) MANDIRI TAHUN 2005-2015 DI KABUPATEN SLEMAN
HURUN IN, Dr. Sudaryatno, M. Si.
2017 | Skripsi | S1 KARTOGRAFI DAN PENGINDRAAN JAUHIndonesia tidak pernah lepas dari masalah kependudukan, seperti contoh ledakan jumlah penduduk. Masalah ini dapat diatasi salah satunya dengan program Keluarga Berencana (KB). Program KB merupakan program pemerintah yang harus dilakukan evaluasi supaya kinerjanya terpantau dengan baik. Salah satu alat untuk evaluasi program agar lebih mudah dipahami adalah dalam bentuk peta. Aplikasi Sistem Informasi Geografi (SIG) selain digunakan untuk analisis data fisik, bisa juga untuk analisis data statistik sosial. Penelitian kali ini, aplikasi SIG dimanfaatkan untuk pemetaan perkembangan program KB tahun 2005-2015 di Kabupaten Sleman. Tujuan penelitian ini adalah: (1) Mengetahui hubungan faktor kependudukan terhadap perkembangan program KB mandiri di Kabupaten Sleman, (2) Mengetahui visualisasi simbol peta perkembangan program KB mandiri di Kabupaten Sleman, (3) Mengetahui perkembangan program KB mandiri di Kabupaten Slenan. Data yang digunakan dalam penelitian ini merupakan data statistik kependudukan. Faktor penelitian yang diguanakan adalah jumlah akseptor KB, jumlah Pasangan Usia Subur (PUS), jumlah penduduk, jumlah kelahiran bayi, dan jumlah pelayanan KB. Metode penelitian yang digunakan antara lain analisis data statistik dengan regresi linier berganda dan analisis peta dengan pendekatan berjenjang tertimbang. Hasil penelitian berupa peta perkembangan program KB per kecamatan di Kabupaten Sleman dengan 2 informasi, yaitu persentase perkembangan program KB keseluruhan dan diagram batang perkembangan program KB per tahun pengamatan. Hasil penelitian menunjukkan perkembangan program KB di Kabupaten Sleman tahun 2005-2015 mencapai 56% - 67%.
Population explosion became one of the lingering problems in Indonesia. Family planning (KB) Programme as a control can step back this explosion from being massive. Family Planning Program is a government program that must be evaluated so that its performance is monitored properly. One tool for program evaluation to be more easily understood is in the form of maps. Geographic Informational System (GIS) capability in physical and statistical data analysis offer tools to control an evaluate this government programme. In this paper, GIS applicated to map the growth of KB programme in the range 2005-2015 in Sleman, DIY Province. The aim of this research is : (1) to represent the relationship between demographics factor to the growth of KB mandiri programme in Sleman regency, (2) to know visualization symbol of map the growth of KB program in Sleman regency, (3) to know the growth of KB mandiri programme in Slenan regency. Population statistical data used in this research as basic data that analysed using mulyiple linear regression. The research factors used are the number of family planning acceptors, number of fertile couples (PUS), number of population, number of births, and number of family planning services. The hierarchical weighted approach used in map analysis. Map KB programme development in sub-district that covered in district Sleman with 2 main information was outcome of this research. The information in the percentage of KB development in 11 yeras and sticks diagram on each year of analysis. Based on analysis found that gain growth of KB programme in Sleman, DIY Province in 2005-2015 reach 56%-67%.
Kata Kunci : Kependudukan, Keluarga Berencana (KB), Pemetaan