KETAHANAN PRIBADI PEMUDA PEGIAT ZIKIR SAMAN (Studi Pada Pemuda Di Kampung Aswaja, Jejeran, Wonokromo, Pleret, Bantul Yogyakarta)
IBNUS-SAKAN A, Dr. Budi Andayani, MA;Dr. Rr Paramitha Dyah F., M.Hum
2017 | Tesis | S2 Ketahanan NasionalStudi ini bertujuan untuk menggali model pendidikan keagamaan yang bisa dicapai melalui kegiatan seni tradisi lokal, sehingga mendukung pembentukan ketahanan pribadi. Penelitian ini berfokus pada aktivitas Zikir Saman sebagai bagian dari pembentukan ketahanan pribadi pemuda. Metode penggalian data dilakukan dengan observasi partisipasi kegiatan, wawancara kepada 10 orang informan kunci sebagai pelaku kegiatan Zikir Saman dan informan tambahan seperti sesepuh dusun, studi dokumen dan studi visual. Temuan dari studi ini mengungkapkan bahwa Zikir Saman memberikan pengalaman emosional keagamaan kepada pemuda. Zikir Saman yang mengajak berzikir dan bersalawat telah menggerakkan aktivitas kepemudaan pada pemahaman keagamaan yang mendalam. Adanya majelis memberikan wadah pembelajaran seni religi yang mampu memberikan internalisasi nilai-nilai keagamaan kepada pemuda. Pengalaman mendalam ini menumbuhkan perkembangan psikologis yang positif serta mempengaruhi bagaimana tindakan sosial pemuda. Kegiatan Zikir Saman juga membentuk ketahanan pribadi pemuda dalam empat poin (1) Jiwa yang terbuka dan toleransi yang inklusif; (2) Bersikap hormat kepada Guru dan Orang Tua; (3) Saling tolong menolong dan melakukan bakti dusun; (4) Kokoh dalam membangun aktivitas kepemudaan dusun.
This study aimed to explore models of religious education that can be achieved through the activities of local traditional arts, so supporting the formation personal resilience. The approach used in this study focuses on the development of Zikr Saman activity as part of the formation of youth personal resilience. Methods of extracting data with observations participation activities, interviews of 10 key informants as agents and informants activities Zikr Saman extras such as village elders, study documents and visual studies. Findings from this study revealed that the Zikr Saman give to the youth of religious emotional experience. Zikr Saman were invited to zikr and doing sholawat have mobilized youth activities on a deep understanding of religious. The presence of panel of religious art learning provides a container that is able to provide the internalization religious values to the youth. This immersive experience fosters the development of positive psychological and social influences how the actions of youth. Activity Zikr Saman also formed a Personal Resilience youth within four points (1) Life is an open and tolerant inclusive; (2) Be respectful to Teacher and Parents; (3) Mutual help and do bakti dusun; (4) Sturdy build village youth activities.
Kata Kunci : Pemuda, Zikir Saman, Proaktivitas, Ketahanan Pribadi/Youth, Zikir Saman, proactivity, Personal Resilience