PENGALAMAN BERWISATA MENGGUNAKAN GOOGLE MAPS DI DESTINASI WISATA YOGYAKARTA
MALINDA ZHARA KUSUMAWARDANI, Prof. M. Baiquni, M.A.
2017 | Skripsi | S1 PEMBANGUNAN WILAYAHINTISARI Daerah Istimewa Yogyakarta memiliki strategi untuk peningkatan fasilitasi, regulasi, dan insentif untuk pengembangan pariwisata dalam Perda No. 11 Tahun 2012 salah satunya adalah penggunaan teknologi informasi. Penelitian ini merupakan upaya memahami penggunaan teknologi informasi berbasis lokasi yang digunakan oleh wisatawan ketika berwisata. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengalaman berwisata menggunakan teknologi berbasis lokasi geografis yaitu Google Maps. Penelitian menggunakan metode deskriptif kuantitatif dengan data primer. Pengumpulan data primer menggunakan survei berbasis internet (web based survey) dengan menyebarkan kuisioner online. Media yang digunakan untuk pengumpulan data adalah iklan berbayar dalam platform Instagram. Jumlah responden didapatkan 568 wisnus dan 31 wisman dengan teknik purposive sampling. Hasil penelitian menunjukan penggunaan Google Maps selama berwisata menambah pemahaman keruangan dan lokasi di destinasi wisata. Pengguna layanan berbasis lokasi dapat mengasosiasikan ruang dari destinasi yang akan dituju. Pengguna juga dapat merasakan keterkaitan secara afektif dengan tempat yang akan dituju. Pengguna dapat membedakan destinasi tujuan dengan kondisi lokasi asal masing-masing secara keruangan. Pengguna tidak mudah tersesat, dapat menemukan jalan pintas, dan mengetahui tempat menarik disekitarnya, dan dapat lebih menikmati perjalanan. Secara keseluruhan pengalaman berwisata menjadi lebih baik setelah penggunaan layanan berbasis lokasi dan berkontribusi positif terhadap pengalaman berwisata. Analisis lokasi dan keruangan dari penggunaan layanan berbasis lokasi berarti penting diteliti selanjutnya di bidang geografi pariwisata.
Yogyakarta Special Region have a strategy to facilitate, regulate, and insentive for tourism development in Regional Statute Number 11 Year 2012 especially for the use of Information and Technology. This research trying to understand how people travel using location based services. The aim of this research is to describe tourism experience using Google Maps as location based service. This research using descriptive quantitative method with primary data. Primary data collected using web based survey with online form. Online form spread using Instagram Sponsored Ads. There’s 568 local tourist and 31 foreigner as respondent collected by purposive sampling. The result shows that the use of Google Maps gaining spatial and location comprehension in tourism destination. User can asscociate the Destination. User fell emotionally affective with the destination. User can differentiate destination and origin place. User rarely get lost, using a shortcut route, knowing interesting places near them, and more enjoying the trip. The use of location based service overall also make the trip better and contribute positively to the trip. Location and spatial analysis from LBS are important to be studied by travel geography for the next time.
Kata Kunci : LBS, Google Maps, Pengalaman Berwisata, Tourism Experience