TERJEMAHAN (BAB 3 DAN BAB 4) CERITA ANAK SAKASAMA NO JITENSHA KARYA KYOOKO NISHIZAWA
INTAN AYU MAYA, Mery Kharismawati, M.Si.
2017 | Tugas Akhir | D3 BAHASA JEPANG SVTugas Akhir ini berjudul "Terjemahan Cerita Anak Sakasama No Jitensha (Bab 3 dan Bab 4) Karya Kyooko Nishizawa". Buku Sakasama no Jitensha merupakan buku yang berasal dari Jepang. Buku ini ditulis oleh Kyooko Nizhisawa. Buku ini diterbitkan pada tahun 1994. Buku ini menceritakan mengenai kisah seorang anak kecil bernama Asako yang merasa bersalah akan kematian kakaknya yang bernama Kooya dan sikap Mama yang seperti menyalahkan Asako atas kejadian tersebut. Selain itu teman Kouya yang bernama Yuuji juga merasa bersalah akan meninggalnya Kouya. Yuuji juga mengalami beberapa konflik dengan Asako semenjak meninggalnya Kouya. Bagian yang akan diterjemahkan yaitu Bab 3 : Kuroi Ko Neko menceritakan proses melahirkan seekor kucing milik Yuuji. Bab 4 : Beru menceritakan apa yang dilakukan oleh Asako terhadap bel sepeda kakaknya, Kooya yang telah meninggal. Buku ini dipilih menjadi bahan terjemahan karena cerita yang terkandung dalam buku ini sangat menarik dan sesuai untuk anak anak. Buku ini diterjemahkan untuk menambah jumlah buku cerita anak yang di Indonesia. Dalam menerjemahkan buku tersebut terdapat beberapa kendala. Pertama mencari makna onomatope yang sulit untuk disesuaikan dengan bahasa Indonesia. Kedua, kesulitan untuk menemukan kata dalam bahasa Indonesia yang mudah dipahami oleh anak anak
Sakasama no Jitensha is a book by Kyooko Nizhisawa published in 1994. It tells about a story of a kid named Asako who feels guilty for the death of her brother and her mother's attitude that blaming her for the cause of the incident. Besides, Kouya's friend, Yuuji, also feels guilty for the death of Kouya. He and Asako have some conflicts since Kouya's death. This final paper is titled "The Translation of Children Story Sakasama No Jitensha by Kyooko Nishizawa (Chapter 3 and Chapter 4)". Two chapters of the children story Sakasama no Jitensha would be translated. Chapter 3: Kuroi Ko Neko tells about the process of giving birth to Yuuji's cat. Chapter 4: A bell that tells about what Asako did toward her late brother's bicycle bell. This book was chosen as the translation object because the content is interesting and suitable for children. This book was translated in order to increase the numbers of children story book in Indonesia. There are some obstacles found in the translation process. First, it is hard to find the meaning of onomatopoeia that suits well with the Indonesian language. The second obstacle is the difficulties to find Indonesian words that can be understood easily by children.
Kata Kunci : Sakasama no Jitensha, Kyooko Nishizawa, Anak Kucing Hitam, Bel