Hubungan Pengetahuan tentang Kesehatan Gigi dan Mulut dengan Risiko Karies pada Siswa Sekolah Menengah Atas (Kajian pada Kelompok Usia 17 Tahun Siswa SMA Negeri Jatinom Klaten)
FERRI DWI NURCAHYO , Dr. drg. Bambang Priyono, SU; Dr. Drg. Julita Hendrartini, M. Kes, AAK
2017 | Skripsi | S1 HIGIENE GIGIKaries gigi adalah penyakit jaringan keras gigi yang disebabkan oleh bakteri yang membuat struktur kristal email dan dentine terdemineralisas. Pengetahuan kesehatan gigi dan mulut akan mempengaruhi perilaku individu untuk menciptakan derajat kesehatan yang lebih baik. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui hubungan antara pengetahuan kesehatan gigi dan mulut dengan risiko karies gigi pada siswa sekolah menengah atas. Penelitian ini merupakan penelitian obsevasional analitik dengan desain penelitian Cross sectional. Subjek dari penelitian ini 50 siswa sekolah menengah atas Negeri Jatinom dengan umur 17 tahun. Risiko karies diukur dengan menggunakan kariogram yang melibatkan 7 faktor risiko yakni pengalaman karies, penyakit umum terkait, frekuensi diet, paparan fluor, skor plak, volume saliva, pemeriksaan klinis dan pengetahuan dengan menggunakan kuesioner tentang pengetahuan kesehatan gigi dan mulut. Data yang diperoleh dianalisis dengan menggunakan rank correlation test spearman. Hasil dari penelitian ini menunjukkan rerata dari pengetahuan subyek adalah 7,82 dan rerata kesempatan terhindar dari karies adalah 53,12%. Hasil uji analisis spearman rank correlation test menunjukkan tidak ada hubungan antara pengetahuan tentang kesehatan gigi dan mulut dengan risiko karies pada siswa SMA (p = 0,986). Kesimpulan dari penelitian ini adalah pengetahuan tentang kesehatan gigi dan mulut tidak mempengaruhi risiko karies pada siswa sekolah menengah atas di Jatinom.
Dental caries is disease of the mineralized tissues of the tooth, where the strong crystal structure found in both enamel and dentine is demineralized. Oral healths knowledge will lead individual to create better degree of health. The purpose of this research is to know the correlations between oral healths knowledge and caries risk factor of the high school students. This research was analytical observasional with cross sectional design. The subjects were 50 adolecences of 17 years old students in SMA Negeri Jatinom. Caries risk were assested using cariogram involving 7 factors, they were caries experience, related systemic disease, diet frequence, fluoridation, dental plaque score, saliva secretion and clinical judgement while oral health knowledge were assested using the quetionaire of oral health knowledge. The data of this research were analyzed using spearman rank correlation test. The result of this research showed that the mean of the oral health knowledge were 7,82, the mean of the chance to avoid new caries cavities were 53,12%. The correlation test showed that there was no correlation between oral health knowledge and caries risk of the high school students (p = 0.986). The conclusion of this research is the oral health knowledge doesn't influence the caries risk of the high school student in Jatinom.
Kata Kunci : pengetahuan kesehatan gigi dan mulut, risiko karies gigi, siswa sekolah menengah atas