Laporkan Masalah

Relasi Kuasa dalam Perdagangan Senjata di Sudan Selatan 2013-2016

JIMMY DANIEL B, Dr. Maharani Hapsari, S.IP., M.A.

2017 | Skripsi | S1 ILMU HUBUNGAN INTERNASIONAL

Perang saudara di Sudan Selatan merupakan perang yang turut dipengaruhi oleh proses sejarah pembentukan negaranya yang sejak tahun 1950an selalu diwarnai oleh perang. Dalam hal ini, sebagaimana konflik bersenjata, senjata menjadi instrumen yang esensial namun jarang mendapatkan perhatian khusus. Penelitian ini mengangkat senjata dalam perang sebagai variabel utama dan korelasinya dengan bagaimana persenjataan tersebut dapat terus memasuki wilayah perang sehingga menjadi motor dalam keberlangsungan perang. Temuan tersebut dicapai melalui penelusuran terhadap setiap jalur dan sumber persenjataan mulai dari regional hingga global menggunakan basis data arms tracing, seperti yang disediakan oleh SIPRI dan Small Arms Survey. Ditemukan bahwa peredaran senjata memiliki pola relasi dengan interkonektivitas yang tinggi; kompleksitas yang menghasilkan adanya pola relasi kuasa dimana ketika dilihat secara lebih luas dalam konteks sistem kapitalisme, berjalan dalam dinamika sistem dunia yang pada akhirnya terus memberlangsungkan perang. Melalui elaborasi dalam kerangka pemikiran interdependensi kompleks dan sistem dunia, penelitian ini memperlihatkan bahwa persoalan senjata yang lebih sering dipahami dalam konteks politik keamanan mempunyai korelasi erat dengan kerangka ekonomi politik yang mendasari pendekatan dan keterlibatan setiap aktor sebagai sumber persenjataan bagi perang saudara di Sudan Selatan. Temuan-temuan tersebut dapat menjadi acuan bagi penelitian selanjutnya menyoroti ketidakcukupan pendekatan umum yang digunakan selama ini dalam mengamati persoalan senjata dalam perang, maupun terkait upaya pelucutan senjata dan embargo.

The civil war in South Sudan is a protracted war influenced by the previous two wars before independence since the 1950s. Just like any other war, weapon becomes an essential instrument, but with little attention given by the discourses regarding conflict and war. This research then put the weapon as the main variable with the correlation to how those weapons can exist in a conflict and prolonging it. In conducting the finding process, tracing using databases provided by research institutes such as SIPRI and Small Arms Survey will become the main base for analyzing using theoretical frameworks. It is found that the arms circulation is based on a pattern of relations with high-connectivity; a complex pattern that prolongs the conflict if seen through a broad framework thinking, which is within the capitalism in the world-system. In this regard, by using complex interdependence and world-system theory as the analysis framework, this research shows that the issue of weapon which is mostly addressed within the political economy context has a strong correlation with political economy context that determines how the actors approach each other. These findings then can become a reference for further research that recognize and deal with the inadequacy of the common perspective and thinking frame regarding the issue of weapon in a conflict, as well as the efforts of disarming and embargo.

Kata Kunci : senjata, perang saudara, interdependensi kompleks, market exchange, core-periphery

  1. S1-2017-349959-abstract.pdf  
  2. S1-2017-349959-bibliography.pdf  
  3. S1-2017-349959-tableofcontent.pdf  
  4. S1-2017-349959-title.pdf