ANALISIS JENIS TUMBUHAN BAWAH PADA BEBAGAI KELAS PENUTUPAN TAJUK DI DTA RAHTAWU WONOGIRI JAWA TENGAH
TRI HANDIKA P, Prasetyo Nugroho, S. Hut, M.Sc
2017 | Tugas Akhir | D3 PENGELOLAAN HUTAN SVDaerah Tangkapan Air Rahtawu masuk dalam hutan produksi Perhutani, dengan hasil utama sadapan getah pinus. Struktur tegakan yang terdapat pada kawasan tersebut didominasi oleh pohon pinus pada daur tua. Kondisi tegakan hampir di semua petak sudah tidak memiliki jarak tanam yang teratur. Pembukaan ladang oleh warga sekitar yang sampai masuk ke dalam kawasan hutan produksi milik perhutani membuat penutupan lahan semakin berkurang. Tentu saja ini membuat berbagai variasi kelas penutupan tajuk di DTA Rahtawu. Hal ini menyebabkan jenis tumbuhan bawah pada berbagai kelas penutupan tajuk memiliki variasi yang berbeda. Tujuan dari penelitian ini adalah mengetahui komposisi jenis dan keanekaragaman tumbuhan bawah tegakan pinus pada berbagai kelas kerapatan tajuk yang terdapat di Hutan Tanaman Pinus DTA Rahtawu, Wonogiri, Jawa Tengah. Penelitian ini di lakukan di DTA Rahtawu Wonogiri Jawa Tengah tepatnya pada kawasan Perhutani, RPH Jati, BKPH Baturetno, KPH Surakarta pada bulan mei sampai juni 2017. Penelitian ini menggunakan metode sistematik dengan faktor pembatas kerapatan penutupan tajuk yang diperoleh dari hasil deliniasi menggunakan visualisasi google earth penampakan 2016 dan ArcGIS 10.3. Langkah selanjutnya menuju ke lapangan dengan mengikuti titik koordinat dari hasil pengolahan ArcGis 10.3. Di lapangan membuat petak ukur nested sampling. Data yang diperoleh selanjutnya dilakukan identifikasi untuk jenis tumbuhan bawah, dan data pohon yang didapat diproyeksikan menggunakan aplikasi sexi FS untuk mengetahui kerapatan penutupan tajuk. Hasil penelitian menunjukkan bahwa spesies yang mendominasi di tanah kosong, kelas kerapatan ringan, kelas kerapatan sedang dan kelas kerapatan rapat berturut turut suket pb dan rayapan (Oplismenus burmannii);waderan (Brachiaria humidicola), dan beku (Chromolaena odorata); blebak dan waderan; rayapan dan waderan. Jenis waderan paling mendominasi pada semua kelas kerapatan dengan nilai INP di tanah kosong, kelas kerapatan ringan, kelas kerapatan sedang dan kelas kerapatan rapat berturut turut 15,85%; 46,83%; 23,65%; 24,67%. famili yang mendominasi di tanah kosong, kelas kerapatan ringan, kelas kerapatan sedang dan kelas kerapatan rapat berturut turut Asteraceae dan Fabaceae; Asteraceae dan Zingiberaceae; Asteraceae dan poaceae; Asteraceae dan poaceae.
Rahtawu watershed is located in forest production region of Perhutani with pine sap as the main commodity. The stand structure is dominated by old cycle pine trees. Most of the stand distance condition is unorganized. Land opening by local community around Perhutani forest location has decreasing the land cover area. This made canopy cover class is varied. Research for ground cover species is needed for observing next data computation. The various objective of the research was identified species composition and ground cover species diversity on canopy clasure. This research was conducted at Rahtawu catchment, Wonogiri, Central Java located in Perhutani, RPH Jati, BKPH Baturetno, KPH Surakarta on May until June 2017. This research uses systematic method with limited factor of canopy cover concentration from delineation result using 2016 Google Earth visualization with coordinate from ArcGis 10.3. The trees data were identified and projected using Sexi-FS application to comprehending canopy cover concentration. The result shows the dominat species at open area, rare canopy, medium canopy, and tight canopy are suket pb and rayapan (Oplismenus burmannii); waderan (Brachiaria humidicola), and beku (Chromolaena odorata); blebak and waderan; rayapan and waderan, respectively. Waderan the most dominant species at all canopy classes with IVI at open area canopy, rare canopy, medium canopy, and tight canopy is 15.85%; 46,83%; 23,65%; 24,67%, respectively. Dominant family at open area, rare canopy, medium canopy, and tight canopy are Asteraceae dan Fabaceae; Asteraceae dan Zingiberaceae; Asteraceae dan poaceae; Asteraceae dan poaceae, respectively.
Kata Kunci : Kata Kunci: Analisis Vegetasi, kerapatan Tajuk, Tegakan Pinus, DTA Rahtawu