PENGARUH KADAR PEREKAT DAN WAKTU KEMPA TERHADAP SIFAT FISIKA PAPAN PARTIKEL DARI BAHAN BAKU MENDONG (Fimbristylis umbellaris)
ARDIAN PINATA, Agus Ngadianto, S.Hut., M.Sc.
2017 | Tugas Akhir | D3 PENGELOLAAN HUTAN SVPapan partikel merupakan salah satu produk papan tiruan yang banyak digunakan oleh masyarakat sebagai pengganti kayu yang tersediaannya semakin terbatas. Salah satu bahan yang dapat digunakan untuk membuat papan partikel yakni mendong. Pembuatan papan partikel dalam pemanfaatan bahan baku ini dapat digunakan untuk mengoptimalkan nilai dan kegunaan mendong selain sebagai kerajinan tangan. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh waktu kempa dan pengaruh kadar perekat. Bahan baku yang digunakan dalam penelitian ini adalah mendong yang telah dikeringkan. Mendong yang telah dikeringkan tadi selanjutnya dipotongi berukuran ± 2,5 cm dan digrenda, kemudian disaring dengan ukuran lolos 10 mesh dan tertahan 40 mesh. Bahan baku dicampurkan perekat urea formaldelhid dengan kadar perekat 8%,10% dan 12%,lalu dikempa panas pada suhu 170ºC dengan tekanan sebesar 1000 Psi. Lama waktu kempa yaitu selama 10 menit dan 15 menit. Ukuran papan yang dibuat adalah 25 x 25 cm² dengan ketebalan 0,7 cm dan target kerapatan 0,70 g/cm³. Parameter yang diuji berupa sifat fisika papan antara lain kadar air, kerapatan, penyerapan air dan pengembangan tebal. Hasil penelitian terhadap sifat fisika papan partikel menunjukan belum semua parameter memenuhi standar JIS A 5908-2003. Nilai kadar air berkisar antara 9,803%-11,214%; nilai kerapatan yaitu 0,616 g/cm³ - 0,802 g/cm³; nilai penyerapan air 66,785% - 93,113% ; nilai pengembangan tebal berkisar antara 18,983% - 38,791%. Hasil papan partikel berbahan baku mendong terbaik yang dihasilkan dalam penelitian ini adalah papan partikel dengan kombinasi perlakuan lama waktu kempa 15 menit dengan kadar perekat 12% dimana memberikan nilai kadar air sebesar 9,638%, nilai kerapatan sebesar 0,661 g/cm2, nilai pengembangan tebal sebesar 18,983% dan nilai penyerapan air sebesar 86,719%.
Particle board is one of the mock board products that are widely used by the community as a substitute for the availability of wood more limited. One of the materials that can be used to make a particle board is mendong. The manufacture of particle board in the utilization of this raw material can be used to optimize the value and usefulness of mendong besides as handicraft. This study aims to determine the effect of time and effect of adhesive seams. The raw material used in this research is dried mendong. The dried mendong was subsequently cut into ± 2,5 cm and changed into particle size, then filtered with passing size of 10 mesh and 40 mesh retained. The raw material was mixed with urea formaldelhid adhesive with 8%, 10% and 12% adhesive, then hot forged at 170ºC with pressure of 1000 Psi. Duration of time for 10 minutes and 15 minutes. The size of the board is made is 25 x 25 cm² with a thickness of 0,7 cm and the target density of 0,70 g / cm³. Parameters tested in the form of physics of boards include moisture content, density, water absorption and thick development. The result of the research on the particle physics of the particle board shows that not all parameters meet JIS A 05908-2003 standard. The value of water content ranges from 9,803% - 11,214%; The density value is 0.616 g/cm³ - 0,802 g/cm³; Water absorption rate 66,785% - 93,113%; Thick development value ranged between 18.983% - 38,791%. The best bounce particle board produced in this study was a particle board with a combination of long-time treatment for 15 minutes with a 12% adhesive content which gave a moisture value of 9,638%, a density value of 0,661 g / cm2, a thickness value of 18,983 % and water absorption rate of 86,719%.
Kata Kunci : kadar perekat,papan partikel, perektat urea formaldehida, waktu kempa, sifat fisika.