Laporkan Masalah

STRUKTUR VEGETASI DAN POLA SEBARAN Schima wallichii DI RESORT KEMALANG TAMAN NASIONAL GUNUNG MERAPI PASCA ERUPSI 2010

ARDHIYANI KUSUMASTUTI, Prof. Dr. Ir. Djoko Marsono

2017 | Skripsi | S1 KEHUTANAN

Gunung Merapi mengalami erupsi pada tahun 2010. Hal ini menyebabkan perubahan ekosistem lereng Gunung Merapi dan sekitarnya. Resort Kemalang merupakan kawasan yang terkena dampak kerusakan sangat parah. Untuk mengembalikan kondisi yang rusak ke kondisi awal atau menyerupai kondisi awal perlu dilakukan restorasi ekosistem. Dalam melakukan upaya pemulihan ekosistem perlu dipilih jenis-jenis tumbuhan asli untuk memperbesar keberhasilan proses pemulihan. Pada tahun 2015 ditemukan anakan alam melimpah dari jenis Puspa (Schima wallichii) yang merupakan jenis asli merapi. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui: (1) Struktur vegetasi di Resort Kemalang Taman Nasional Gunung Merapi pasca erupsi 2010, (2) Pola sebaran populasi Puspa (Schima wallichii) di Resort Kemalang Taman Nasional Gunung Merapi pasca erupsi 2010. Pengambilan data di lapangan dilakukan di berbagai tipe kerusakan vegetasi di Resort Kemalang Taman Nasional Gunung Merapi. Data yang diambil berupa data kelimpahan vegetasi, diameter dan tinggi tumbuhan. Metode penelitian yang dilakukan adalah dengan menggunakan metode kuadrat dengan IS 0,25%, kemudian dilakukan analisis data dengan menggunakan Indeks Nilai Penting (INP), Indeks Similaritas (IS) dan Indeks Dispersi (ID). Hasil penelitian ini adalah: (1) Struktur vegetasi di Resort Kemalang Taman Nasional Gunung Merapi di kawasan dengan tingkat kerusakan berat, pada tingkat semai yang memiliki INP tertinggi adalah Kaliandra, pada tingkat sapihan dan tiang adalah Akasia, dan pada tingkat pohon adalah Pinus; di kawasan dengan tingkat kerusakan sedang, pada tingkat semai yang memiliki INP tertinggi adalah Imer dan Puspa, pada tingkat sapihan dan tiang adalah Akasia, dan pada tingkat pohon adalah Puspa; di kawasan dengan tingkat kerusakan ringan, pada tingkat semai dan sapihan yang memiliki INP tertinggi adalah Puspa, pada tingkat tiang adalah Cemara Kipas dan pada tingkat pohon adalah Pinus (2) Pola sebaran Puspa (Schima wallichii) di Resort Kemalang Taman Nasional Gunung Merapi adalah acak dan mengelompok.

Mount Merapi experienced the eruption on 2010. This causes changes in the ecosystem profile and the surrounding slopes of Mount Merapi. Kemalang Resort was the area affected by very severe damages. To restore the damaged condition to the initial condition or to the condition resembling the initial condition, it was necessary to do the ecosystem restoration. It was needed to select native plant species to increase the success of the recovery process. On 2015, the abundant natural seedlings of puspa species (Schima wallichii), a native species of Merapi, were found. The purposes of this study are: (1) to know the population structure of Puspa (Schima wallichii) in Kemalang Resort of Mount Merapi National Park after the eruption of 2010, (2) to know the dispersion pattern of Puspa (Schima wallichii) in Kemalang Resort of Mount Merapi National Park after the eruption of 2010. The data collection in the field was carried out at various types of vegetation destruction of Kemalang Resort of Mount Merapi National Park. The data taken were vegetation abundance, diameter and height of plant. The research method is using quadrat method with IS 0,25%, then analyzed data by using Import Value Index, Similarity Index and Dispersion Index. The results of this research are: (1) Structure of vegetation at Kemalang Resort of Mount Merapi National Park in areas with severe damage, the highest INP of seedlings is Kaliandra, at saplings and poles is Akasia, and at trees is Pinus; in areas with moderate damage level, the highest INP of seedlings are Imer and Puspa, at saplings and poles is Akasia, and at trees is Puspa; in areas with minor damage level, the highest INP of seedlings and saplings is Puspa, at poles is Cemara Kipas and at trees is Pinus (2) the dispersion pattern of puspa (Schima wallichii) at Kemalang Resort of Mount Merapi National Park are random and clumped.

Kata Kunci : struktur vegetasi, pola sebaran, Schima wallichii, Resort Kemalang, Taman Nasional Gunung Merapi; vegetation structure, dispersion pattern, Schima wallichii, Kemalang Resort, Mount Merapi National Park