Laporkan Masalah

KOORDINASI PROTEKSI PADA PENYULANG KDS 07 22 KV GI KUDUS PT PLN (Persero) APD JATENG & DIY

EKA MAUDYNA ISDYANTI, Ir. Y. Wahyo Setiyono, M.T.

2017 | Tugas Akhir | D3 TEKNIK ELEKTRO SV

Sistem proteksi adalah suatu sistem pengamanan terhadap peralatan listrik, yang diakibatkan adanya gangguan teknis, gangguan alam, kesalahan operasi, dan penyebab lainnya. Sistem proteksi ini diperlukan untuk menjaga kehandalan listrik yang didistribusikan, meningkatkan kontinuitas pelayanan listrik, mencegah/membatasi kerusakan peralatan pada jaringan, dan mempercepat melokalisir zona daerah yang terganggu menjadi sekecil mungkin. Salah satu sistem proteksi yang digunakan dalam PT. PLN APD Jateng dan DIY yaitu menggunakan relay proteksi OCR dan GFR. Maka dari itu untuk dapat mengamankan peralatan listrik pada jaringan listrik 20 kV dibutuhkan adanya suatu koordinasi antara relay yang terdapat pada recloser dengan relay yang terdapat pada outgoing 20 kV, dimana pada koordinasi yang baik itu waktu kerja recloser akan lebih cepat dibandingkan waktu kerja outgoing.

Protection system is a safety system against electrical equipments, which caused by technical errors, nature errors, operation failures, and another causes. This protection system is needed for maintain electrical efficiency, enhance electrical service continuity, to avoid/limit damage of equipments in the network, and accelerate in locate the zone that get interrupted as small as possible. One of the protection system which used in PT. PLN APD Jateng and DIY is using OCR and GFR relay protection. Therefore, to secure electrical equipments in the 20 kV electrical network it is needed a coordination between relay in the recloser with relay on the 20 kV feeder, whereas on this good coordination the time of recloser work will be faster than the time of feeder work.

Kata Kunci : Protection System, Relay, Recloser, Outgoing 20 kV