PENGARUH PENGGUNAAN PUPUK KANDANG DAN PUPUK KOMPOS TERHADAP PERTUMBUHAN SEMAI Aquilaria malaccensis Lamk.
TRISNA SANTIATMA, Ir. Suginingsih, M.P
2017 | Tugas Akhir | D3 PENGELOLAAN HUTAN SVTanaman Aquilaria malaccensis merupakan jenis tanaman penghasil gaharu yang berkualitas dan bernilai ekonomi tinggi. Kebutuhan akan gaharu dari tahun ke tahun semakin meningkat, sehingga populasi dari tanaman A. malaccensis semakin sedikit, sementara upaya penyelamatan belum dilakukan secara optimal. Oleh karena itu, perlu dilakukan usaha pembudidayaan yang optimal. Salah satu usaha untuk mengatasinya yaitu permudaan buatan dengan menggunakan bibit anakan alam yang diberi perlakuan pupuk agar dapat memperbaiki pertumbuhan tanaman. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh pemberian pupuk kandang dan pupuk kompos terhadap pertumbuhan semai A. malaccensis selama 2,5 bulan. Metode penelitian yang digunakan dalam penelitian ini adalah menggunakan Rancangan Acak Lengkap dengan 2 perlakuan yaitu perlakuan komposisi tanah regosol dan pupuk kandang dengan perbandingan 1:1 (P1) dan komposisi tanah regosol dan pupuk kompos dengan perbandingan 1:1 (P2). Masing-masing perlakuan diulang 3 kali, dan setiap perlakuannya menggunakan 15 semai. Data yang diperoleh dianalisis menggunakan analisis varian satu arah dan analisis kuantitatif berupa grafik. Hasil penelitian menunjukan pemberian pupuk kandang lebih baik dibanding perlakuan pemberian pupuk kompos terhadap pertumbuhan tinggi dan diameter semai A. malaccensis dengan rata- rata pertumbuhan tinggi sebesar 3,46 cm dan rata - rata pertumbuhan diameter sebesar 0,11 cm. Untuk tingkat persen semai yang hidup, perlakuan pemberian pupuk kompos mempunyai persen hidup yang lebih besar yaitu 74,7 %, sedangkan pupuk kandang sebesar 60 %.
Aquilaria malaccensis is plant which produce gaharu high quality and high economic value. The demand of gaharu increace year by year so the population of Aquilaria malaccensis is less while the effort this species is not optimal. It is necessary to cultivate optimally. One of solution is making artificial regeneration using natural seedling which treated the fertilizer that can improve plant growth. This study aimed to determine the effect of manure and compost on the seedlings growth of A. malaccensis for 2,5 months. The method is using completely randomized design with two treatments (composition regosol soil and manure in the ratio of 1 : 1 (P1) and composition regosol soil and compost with a ratio of 1: 1 (P2) ). Each treatment was repeated 3 times, and each treatment using 15 seedlings. Data were analyzed using one-way analysis of variance and analysis quantitative descriptive form of graphs. The results showed manure is better than compost. The height and diameter seedlings growth of A. malaccenis with manure treatment are 3,46 cm and 0,11 cm. Survival of seedlings with compost treatment was respectively 74,7% while manure treatment was 60 %.
Kata Kunci : Pupuk Kandang, Pupuk Kompos, Pertumbuhan, Semai, Aquilaria malaccensis Lamk