Laporkan Masalah

KOMPOSISI VEGETASI PENYUSUN PEKARANGAN PADA BERBAGAI TAPAK DI DESA KEPURUN, KECAMATAN MANISRENGGO, KABUPATEN KLATEN

HARI AHMADI, Drs. Wiyono, M. Si.; Dr. Winastuti D.A, M.P.

2017 | Skripsi | S1 KEHUTANAN

Penelitian dilakukan di pekarangan Desa Kepurun, Manisrenggo, Klaten. Pekarangan di Kepurun memiliki beberapa karakteristik, di sebelah utara desa merupakan lahan kering dengan tutupan vegetasi yang cukup rapat. Sedangkan pekarangan di sebelah selatan merupakan lahan yang dikelilingi oleh saluran irigasi dari areal persawahan dengan tutupan vegetasi yang tidak terlalu rapat. Adanya perbedaan karakter lahan diduga menyebabkan perbedaan komposisi jenis tanaman. Penelitian dilakukan untuk mengetahui komposisi jenis dan keanekaragaman tanaman penyusun pekarangan, khususnya pada tingkat hidup pohon dan tiang yang sudah mampu memberikan nilai ekonomi, ekologi, dan estetika pekarangan bagi petani. Penelitian ini menggunakan metode stratified random sampling dengan strata berupa karakteristik daerah pemukiman yang menghasilkan 4 karakter tapak pekarangan. Pengambilan data dengan cara mengambil sampel sejumlah 24 Petak Ukur yang pada masing-masing tapak dibuat 6 Petak Ukur. Bentuk plot square yang diletakkan secara sistematik dari arah barat laut. Analisis data menggunakan Indeks Nilai Penting (INP) dan Indeks Keanekaragaman Shannon-Whienner. Indeks Keanekaragaman Shannon (H') pada berbagai tapak termasuk kategori sedang. Tapak dengan indeks tertinggi tingkat pohon adalah Tapak 4 dengan indeks 2,53 dan tingkat tiang adalah Tapak 1 dengan indeks 2,85. Nilai INP tertinggi tingkat hidup pohon dan tiang secara umum didominasi oleh jenis mahoni, kelapa, dan melinjo. INP jenis tertinggi tingkat pohon Tapak 1, 2, dan 4 adalah Kelapa dengan INP 62,7%, 56,03%, dan 68,4%, serta Tapak 3 adalah Mahoni (80,3%). INP jenis tertinggi tingkat tiang Tapak 1 dan 2 adalah Mahoni dengan nilai INP 48,5% dan 58,6%, serta Tapak 3 dan 4 adalah Melinjo dengan nilai INP 78,6% dan 64,7%.

This research was done in homegardens of Kepurun village, Manisrenggo, Klaten. Homegardens in Kepurun has several characteristics, in the northern part of the village is the dry land with high covercrop. Whereas in the southern part is land that is surrounded by ricefield irrigation with low covercrop. Differences in the character of land thought to cause composition of the different types of plants. Aims of this research are to know composition type and diversity plants of homegardens, especially on the level of trees and pole that are able to gives economic value, ecology, and aesthetics for farmers. This research using methods stratified random sampling with stratum that characteristic of residential areas with 4 character site. The data was taking by 24 plots sample in the square laid titling from the northwest. An analysis of data using Index Value Important ( INP ) and the Shannon-Whienner Diversity. The diversity shannon (H') on various site including medium category. Site with the highest degree of trees were Site 4 with an index 2,53 and the pole was Site 1 with an index 2,85. The highest INP value of trees and pole generally dominated by the type mahogany, coconut, and gnetum. The highest level of the INP tree Site 1, 2, and 4 was Coconut with INP 62,7%, 56,03%, and 68,4%, and Site 3 was mahogany ( 80,3% ). The highest level of the INP pole site 1 and 2 was mahogany with INP 48,5% and 58,6%, and site 3 and 4 was Gnetum with INP 78,6% and 64,7%.

Kata Kunci : Komposisi jenis, pekarangan, tapak, indeks keanekaragaman; Composition of species, homegardens, site, indeks diversity