TENDENCY OF IMPULSIVE BEHAVIOR IN BENZODIAZEPINE USER BASED ON MINNESOTA MULTIPHASIC PERSONALITY INVENTORY 2 (MMPI-2) TEST
YASSER NAHDI, dr. Irwan Supriyanto ,Ph.D ; dr. Silas Henry Ismanto, Sp.KJ
2016 | Skripsi | S1 PENDIDIKAN DOKTERLatar Belakang :Kecanduan narkoba telah menjadi masalah utama yang menyebabkan jumlah kesakitan dan kematian yang tinggi di seluruh dunia.Estimasi global menunjukkan bahwa penyalahgunaan narkoba telah menyebabkan 0,4% kematian di seluruh dunia dan memiliki beban global 0,9% berdasarkan Disability Adjusted Life Year (DALY). Ciri-ciri kepribadian dari impulsif dan sensasi mencari sangat prevalen pada individu yang memiliki ketergantungan kepada subtansi dan keduanya telah dibahas sebagai penentu dan konsekuensi dari penyalahgunaan zat. Benzodiazepine telah mendapat popularitas karena harga dan ketersediaannya yang meningkatkan populasi dan demografi berbagai pelakunya. Dari perspektif itu, itu sangat penting dari dokter untuk memahami hubungan antara profil kepribadian dan kecanduan benzodiazepine untuk membantu dalam mencegah dan memilih pengobatan terbaik bagi pesien yang memiliki kecanduan Benzodiazepine. Tujuan:Untuk menilai kecenderungan sikap Impulsif dengan mengukur skalaberdasarkan MMPI-2 tes antara pengguna benzodiazepine dan bukan penggunabenzodiazepine di Yogyakarta Metode :Penelitian ini adalah penelitiand eskriptif-analitik menggunakan metode cross-sectional. Subjek penelitian adalah pasien dengan kecanduan benzodiazepine kronis di RS Sardjito dan tempat praktek Spesialis KedokteranJiwa. Setelah subjek di diagnosa memiliki kecanduan benzodiazepine, nilai padaskala clinical dan content yang berhubungan dengan perilaku Impulsif akan diukur menggunakan tes MMPI-2. Tes MMPI-2 kemudian akan diulang kepada bukan pengguna benzodiazepine dan dibandingkan. Hasil :Rata-rata pengguna benzodiazepine (33,44 + 6,61) adalah sedikit lebih tua dari kelompok kontrol (31,45 + 7,10) dengan subjek yang sudah menikah di pengguna benzodiazepine (66,7%) lebih tinggi dari kelompok kontrol (57,5%).Kelompok kontrol memiliki status pendidikan yang lebih tinggi dari pada pengguna benzodiazepine ditampilkan di semua subjek dalam kelompok kontrol telah lulus dari sekolah tinggi. Menggunakan studi analisis, perbedaan antara pengguna benzodiazepine dan kelompok kontrol di usia rata tidak signifikan, yang tunjukan oleh p value> 0,05 sedangkan p nilai status pendidikan kurang dari 0.05.Ada hubungan antara status penggunaan benzodiazepine dengan 3 dari skala kepribadian yang ditunjukkan oleh skor di bawah 0,05 di perselisihan Familial (Pd-1),Penghambatan Cacat (Sc-5), dan Kemarahan (ANG) dengan gelar yang berbeda dari kekuatan dinilai oleh koefisien kontingensi. penghambatan cacat memiliki hubungan kuat dengan pengguna benzodiazepine diikuti oleh Perselisihan Familial, dan Kemarahan. Kesimpulan: Ada asosiasi signifikan antara karakter demographic, perilaku Impulsive dan Pengguna benzodiazepine dengan tingkat berbeda dari asosiasi kekuatan
Background: Drug addiction has been major problem that caused high number morbidity and mortality worldwide. Global estimates showed that drug abuse has cause 0.4 % death worldwide and have global burden 0.9% based on Disability Adjusted Life Years (DALYS). Personality traits of impulsivity and sensation seeking are highly prevalent in substance dependent individuals and both been discussed as determinants and consequences of substance abuse. Benzodiazepine has got popularity due to the price and widespread availability that increased the population and demographic variety of its abusers. From that perspective, it's very important from physician to understand the association between personality profiles and benzodiazepine addiction to help in prevent and choose the best treatment of benzodiazepine-addicted patient. Objective: To assess the tendency of impulsive behaviour by measuring scales based on MMPI-2 test between benzodiazepine users and non-users in Yogyakarta Method: This study is descriptive-analytical study with cross-sectional method. Research subjects are patients with chronic addiction to benzodiazepine at Sardjito Hospital psychiatry ward and psychiatrists private practice patients. After the subject is diagnosed as addicted to benzodiazepine, his/ her content and clinical scales that are related to Impulsive behaviour are checked by using MMPI-2 test. The test is then repeated using people that are declared as non benzodiazepine users and the results of both tests will be analysed and compared along with the demographic characteristics of the subjects. Result: Mean age of benzodiazepine users 33.44 + 6.61) is slightly older than control group (31.45 + 7.10) with married subjects in benzodiazepine users (66.7%) are higher than control group (57.5%). Control group has higher educational status than benzodiazepine users shown in all subject in control group have graduated from high school. Using analytical study, differences between benzodiazepine users and control group in mean age is not significant, presented by p value >0.05 whereas p value of educational status is less them 0.05. There is association between benzodiazepine usage status with 3 of personality scale shown by score below 0.05 in Familial discord (Pd-1), Defective inhibition (Sc5), and Anger (ANG) with different degree of strength assessed by contingency coefficient. Defective inhibition has the strongest association with benzodiazepine used followed by Familial discord, and Anger. Conclusion: There is significant association between demographic characteristic, Impulsive behaviour and benzodiazepine use with different degree of strength association
Kata Kunci : Tendency, Impulsive behavior, Benzodiazepine, MMPI-2