Laporkan Masalah

PERTUMBUHAN DAN HASIL JAGUNG (Zea mays L.) PADA SISTEM TANAM SATU LUBANG DENGAN KEDELAI (Glycine Max L. Merrill )

AMAL WIRA NURHANAFI, Prof. Dr. Ir. Didik Indradewa, Dip.Agr.St.; Ir. Rohlan Rogomulyo, M. P.;

2017 | Skripsi | S1 AGRONOMI

Jagung masih merupakan bahan pangan pokok di beberapa bagian Indonesia di Nusa Tenggara Timur (NTT). Di NTT jagung dibudidayakan dengan cara spesifik lokasi yaitu ditanam dalam satu lubang dengan berbagai jenis tanaman lain misalnya kedelai dengan jumlah benih berbeda-beda. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh kultivar dan jumlah benih kedelai yang ditanam dalam satu lubang terhadap pertumbuhan dan hasil jagung dan kultivar apa dan jumlah benih per lubang berapa yang dapat meningkatkan hasil jagung paling tinggi. Penelitian menggunakan jenis jagung hibrida varietas BISI 2 dan sembilan varietas kedelai unggul yaitu Anjasmara, Burangrang, Gema, Gepak Kuning, Grobogan, Kaba, Panderman, Sinabung dan Wilis. Penelitian ini telah dilaksanakan di Kebun Tridharma, Fakultas Pertanian, Universitas Gadjah Mada, Banguntapan, Bantul, Yogyakarta mulai bulan Agustus � November 2015. Penelitian dirancang menggunakan Rancangan Acak Kelompok Lengkap (RAKL) dengan dua faktor dan terdapat tiga ulangan. Perlakuan yang digunakan terdiri dari satu kedelai dengan satu jagung, dua kedelai dengan satu jagung, tiga kedelai dengan satu jagung dan empat kedelai dengan satu jagung dan monokultur jagung. Data yang diperoleh dari hasil pengamatan dianalisis dengan menggunakan analisis varian (ANOVA) dengan tingkat kepercayaan 95%. Kemudian dilakukan uji lanjut yaitu Uji Jarak Berganda Duncan dan Uji Lanjut Kontras Ortoganal taraf 5%. Kedelai kultivar Gepak Kuning direkomendasikan ditanam bersama jagung karena tetap memberikan hasil bobot pipilan tinggi meskipun ditanam mulai dari satu tanaman kedelai sampai empat tanaman kedelai.

Maize is still the staple food in some parts of Indonesia in Nusa Tenggara Timur (NTT). In NTT, maize cultivated in a manner that is planted in specific locations of the holes with a variety of other crops, for example soybeans with different number of seeds. This study aims to determine the effect of the variety and number of soybean seeds were planted in a hole on the growth and yield of maize and what varieties and number of seeds per hole how to improve the most high maize yields. Research using this type of hybrid maize varieties BISI 2 and nine superior soybean varieties that Burangrang, Gema, Grobogan, Willis, Anjasmara, Sinabung, Panderman, Kaba and Gepak Kuning. This research was conducted at Kebun Tridharma, Fakultas Pertanian, Universitas Gadjah Mada, Banguntapan, Bantul, Yogyakarta started by August - November 2015. Experiment designed and arranged using Randomized Complete Block Design (RCBD) with two factors and there are three replications. Treatment that applied consist of one soybean and one maize, two soybean and one maize, three soybean and one maize, and four soybean and one maize in the same planting hole. Data obtained from observations were analyzed using analysis of variance (ANOVA) with a confidence level of 95%. Then do a further test is Duncan's Multiple Range Test and Test Advanced Contrast Ortogonal level of 5%. Soybean cultivar Gepak Kuning is recommended to be planted with maize because it still gives the result of high fiber weight even planted with one soybean to four soybean plants.

Kata Kunci : sistem tanam, jagung hibrida, kedelai unggul

  1. S1-2017-302592-abstract.pdf  
  2. S1-2017-302592-bibliography.pdf  
  3. S1-2017-302592-tableofcontent.pdf  
  4. S1-2017-302592-title.pdf