IDENTIFIKASI SPESIES NEMATODA PELUKA AKAR PADA TANAMAN PISANG
AGUS MUSTHOFA ALI , Dr. Ir. Siwi Indarti, M.P ; Ani Widiastuti, S.P., M.P., Ph.D. ; Dr. Tri Harjaka, S.P., M.P.
2017 | Skripsi | S1 ILMU HAMA DAN PENYAKIT TUMBUHANPisang merupakan salah satu komoditas pertanian penting yang mempunyai nilai ekonomi tinggi. Nematoda peluka akar (Pratylenchus spp.) merupakan nematoda parasitik tanaman yang penting pada tanaman pisang. Identifikasi untuk mengetahui spesies nematoda peluka akar dapat menjadi alternatif untuk pengendalian yang lebih efektif dan efisien. Dalam penelitian ini dilakukan identifikasi secara konvensional berdasarkan karakter morfologi dan morfomeri serta secara molekuler dengan teknik PCR (Polymerase Chain Reaction). Dari hasil PCR menggunakan kombinasi primer 18S dan RN58SR untuk genus Pratylenchus spp. menunjukkan DNA teramplifikasi pada 700 bp. Berdasarkan analisis basa DNA, Pratylenchus coffeae isolat SPG bekerabat dekat secara molekuler dengan Pratylenchus coffeae isolat ZZQN yang terdapat di GenBank berdasarkan pohon filogenetik dan homologi dengan persentase 99%. Berdasarkan pengamatan karateristik morfologi dan morfometri diperoleh spesies nematoda Pratylenchus coffeae. Karateristik dari Pratylenchus coffeae adalah : bagian anterior berbentuk datar, anulasi bibir berjumlah 2-3 dengan ciri khas 2 anulasi pada satu sisi dan 3 anulasi pada sisi lainya. Basal knob stilet berbentuk bulat dan memiliki kerangka kepala yang kuat. Pada nematoda betina terdapat vulva yang kedudukanya sekitar 76,31-83,59% dari total panjang tubuh dan terdapat dibagian posterior. Ekor nematoda betina berbentuk tumpul dan sedikit datar namun tidak sepenuhnya datar. Nematoda jantan memiliki bursa kopulatrik berbentuk seperti sayap yang mengembang dan menutupi seluruh bagian ekor.
Banana is one of the important agriculture comodity that has a high economic value. Root lesion nematodes (Pratylenchus spp.) is an important plant parasitic nematodes on banana. Identification to know the root lesion nematodes species may be an alternative to control them effectively and efficiently. In this research, conventional identification was based on morphological and morphometric characters and molecular with PCR (Polymerase Chain Reaction) technique. From amplification result using combination of primer 18S and RN58SR for genus Pratylenchus spp. obtained size 700 bp. Based on DNA analysis, Pratylenchus coffeae isolate SPG closely related by molecular characteristics with Pratylenchus coffeae isolate ZZQN from GenBank by phylogenetic tree and homology with 99% percentage. Based on observations of morphological and morphometric characteristics, Pratylenchus coffeae nematode species were obtained. Characteristics of Pratylenchus coffeae are: flat anterior portion, lip annulus is 2-3 with characteristic 2 annulus on one side and 3 annulus on the other side. Basal knob stilet is round and has a strong head frame. Female nematode has a vulva, position is about 76.31-83.59% of the total body length and located in the posterior part. Female nematode tails are blunt and slightly flat but not completely. Male nematodes have copulatric burst shaped expand like a wing and covers all parts of the tail.
Kata Kunci : Identifikasi, Molekuler, Morfometri, Morfologi, Pratylenchus spp., Nematoda Peluka Akar, PCR, Pisang.