Laporkan Masalah

TERJEMAHAN CERITA ANAK BORUPII MONOGATARI BAB 5 KARYA NASUDA JUN

ANNISA FITRI UTAMI, Wahyu Handayani, S., SS., MA.

2017 | Tugas Akhir | D3 BAHASA JEPANG SV

Buku cerita anak yang berjudul Borupii Monogatari menjadi bahan Tugas Akhir yang diberi judul Terjemahan Cerita Anak Borupii Monogatari Bab 5 karya Nasuda Jun. Borupii monogatari bercerita tentang seorang anak laki-laki bernama Isamu dan para kurcaci. Pada bab 5 ini, diceritakan rapat terbuka para kurcaci. Pokok bahasan dalam rapat tersebut adalah manusia yang sudah sampai di lingkunga hutan para kurcaci. Buku cerita anak Borupii Monogatari dipilih karena ceritanya unik, menarik, dan memiliki pesan moral bagi pembaca. Salah satu pesan moral yang terkandung dalam cerita adalah menjaga kelestarian lingkungan. Selain itu, buku ini mengajarkan tentang cinta, persahabatan, keberanian dan petualangan. Dalam menerjemahkan buku Borupii Monogatari terdapat beberapa kendala antara lain, banyak menggunakan huruf hiragana sehingga menyulitkan dalam pemenggalan kata. Selain itu, sulit mencari padanan kata dari Bahasa Jepang ke dalam Bahasa Indonesia yang baik dan benar. Dalam proses penerjemahan ini digunakan metode komunikatif agar dapat diterima dan mudah dipahami oleh pembaca.

The children's story book entitled Borupii Monogatari becomes the topic for the graduating paper entitled Translation of Borupii Monogatari Children's Story Chapter 5 by Nasuda Jun. Borupii monogatari tells about the story of a boy named Isamu. In chapter 5, it is told about the open meeting of the dwarf. The topic of the meeting is humans who have reached the forest of the dwarf. The children's story book Borupii Monogatari is chosen because the story is unique, interesting, and has a moral message for the readers. One of the moral messages contained in the story is to preserve the environment. In addition, this book teaches about love, friendship, courage and adventure. When translating this children's story Borupii Monogatari there are some problems, among others, the extensive use of hiragana letters making it difficult in decapitation. In addition, it is difficult to find the equivalent Japanese words into good and correct Indonesian language. In the process of translation, communicative method is used in order to make the readers easily receive and understand the story.

Kata Kunci : Cerita Anak, Nasuda jun, Borupii Monogatari, Hirakareta Borupii kaigi

  1. D3-2017-369167-abstract.pdf  
  2. D3-2017-369167-bibliography.pdf  
  3. D3-2017-369167-tableofcontent.pdf  
  4. D3-2017-369167-title.pdf