QUALITY PRODUCT ASSESSMENT PADA PEKERJAAAN STRUKTUR BETON DI PROYEK TOL LAMPUNG (TRANS SUMATERA) PAKET 4 METRO - TERBANGGI BESAR
ARDIYA FARDHAN, Ir. Bambang Herumanta,M.T
2017 | Tugas Akhir | D4 TEKNIK PENGELOLAAN DAN PEMELIHARAAN INFRASTRUKTUR SIPILPembangunan percepatan Jalan Tol Trans Sumatera (JTTS) terus dilakukan pemerintah dalam mempercepat pertumbuhan ekonomi dan persiapan dalam mehadapi Asian Games 2018 yang berada di Sumatera Selatan. Sehingga diperlukan suatu jalan dan struktur dengan mutu yang baik untuk menunjang kebutuhan tersebut. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk melakukan pengendalian terhadap mutu beton pada struktur box pedestrian proyek jalan tol Lampung (Trans Sumatera), melakukan perbandingan mengenai pengendalian mutu yang dimiliki PT. Wijaya Karya dengan sistem yang berlaku secara internasional, dan melakukan evaluasi melalui QPASS yaitu standar yang sudah ada pada PT. Wijaya Karya. Hasil evaluasi dari pekerjaan Struktur Box Pedestrian di STA 114+698 dan STA 116+116 adalah sebesar 94% untuk Quality Product Assessment PT. WIKA dan menurut standar sistem internasional CONQUAS adalah 97% dengan kondisi 3% toleransi ketidakpatuhan. Rekomendasi dari penelitian ini adalah pekerjaan struktural harus memperhatikan aspek finishing pekerjaan agar rapi dan tidak menciderai mutu dari Beton Struktural. Proyek dapat dikatakan sukses jika baik & efisien dari segi mutu, waktu dan biaya serta keselataman lingkungan terjamin.
Acceleration Toll Road Trans Sumatera (JTTS) continues to be done by the government in accelerating economic growth and preparation fo facing Asian Games 2018 located in South Sumatera. Then, we need a road and structure with quality support those goods. The purpose of the research is to control the quality of concrete in the structure of pedestrian box of Lampung Toll Road Project (Trans Sumatera), to do comparison on quality control owned by PT. Wijaya Karya with Internationally accepted system (Conquas), and evaluate through Q-PASS that is standardthat already exist in PT. Wijaya Karya. Evaluation Result from Pedestrian Box work at STA 114+698 and STA 116+116 is 94% for Quality Product Assessment (QPASS) PT. WIKA. According to CONQUAS international system standard is 97% with 3% tolerance condition of noncompliance. The recommendation of this research is the structural work should pay attention for finishing aspect of the work in order to be neat and not to injure the quality of structural concrete. The Project can be discribe to be successful, if it was good and efficient in terms of quality, time and cost as well as ensured environtmental awareness.
Kata Kunci : Kata kunci: Jalan tol, Box Pedestrian, beton, Metode QPASS, CONQUAS, pengendalian mutu