PARTISIPASI KAUM MUDA DALAM KELOMPOK USAHATANI KOPI DI KECAMATAN JAMBU KABUPATEN SEMARANG
FELISITAS SYNTIA HERLIANDY, Prof. Dr. Ir. Sunarru Samsi Hariadi, M.S; Ir. Harsoyo, M.Ext.Ed; Ratih Ineke Wati, S.P, M.Agr, Ph.D
2017 | Skripsi | S1 PENYULUHAN DAN KOMUNIKASI PERTANIANKelompok usaha tani kopi merupakan kumpulan dari petani kopi yang memiliki tujuan sama. Kecamatan Jambu merupakan salah satu kecamatan di Kabupaten Semarang yang dalam kelompok usaha tani kopinya terdapat kaum muda sebagai anggota. Penelitian ini dilakukan dengan tujuan mengetahui: 1) Partisipasi kaum muda dalam kelompok usahatani kopi di Kecamatan Jambu, 2) Faktor-faktor yang mempengaruhi kaum muda untuk berpartisipasi dalam kelompok usahatani kopi di Kecamatan Jambu, 3) Partisipasi kaum muda dalam menjalankan fungsi dari kelompok tani, 4) Motif kaum muda berpartisipasi dalam kelompok usahatani kopi. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah analisis deskriptif. Pengambilan sampel kelompok dilakukan secara purposif berdasarkan dusun yang memiliki kelompok usaha tani kopi, sedangkan pengambilan sampel petani responden dilakukan dengan acak sederhana (simple random sampling). Total sampel berjumlah 60 Petani yaitu 15 Petani dari masing-masing kelompok tani (Kelompok Usaha Tani dusun Sirap, Gertas, Plimbungan dan Gembongan). Metode analisis yang digunakan adalah uji proporsi dan analisis regresi linear berganda dengan metode Backward. Hasil penelitian menunjukkan partisipasi kaum muda dalam kelompok usaha tani kopi di Kecamatan Jambu Kabupaten Semarang termasuk kategori kadang-kadang. Interaksi antar sesama kaum muda berpengaruh postif terhadap partisipasi, sedangkan umur, pendidikan, jenis pekerjaan, sikap terhadap usahatani kopi, dorongan orangtua, dorongan ketua kelompok tani, luas kepemilikan lahan dan peran media sosial tidak berpengaruh nyata terhadap partisipasi.
Coffee farming group is a number of coffee farmers who have the same purpose. Jambu is one of sub-districts in Semarang Regency. There are young people as members in the coffee farming group. This research was conducted with the objective of knowing: 1) participation of youth in coffee farming group in Jambu sub-district, 2) Factors that has influenced youth to participate in the coffee farming group in Jambu sub-district, 3) Youth participation in each of three functions of coffee farming group , 4) The motives of the youth participation in coffee farming groups. The method used in this research is descriptive analysis. Sampling group was done purposively based on hamlet that had coffee farming group, while the sampling of farmers as the respondents was done by simple random sampling. The total sample was 60 farmers. They were 15 farmers from each group in different village, Sirap, Gertas, Plimbungan and Gembongan. The analysis method used is the proportion and multiple linear regression analysis with Backward method. The results showed that the youth participation in coffee farming group in Jambu Sub-district of Semarang Regency was categorized occasionally. The interactions among fellow youth positively affects participation, while age, education, occupation, attitudes toward coffee farming, parental encouragement, farmer group encouragement, land tenure and the role of social media have no significant effect on participation.
Kata Kunci : partisipasi, kaum muda, kopi