Laporkan Masalah

Tinjauan Yuridis Pengangkatan Anak Yang Ditemukan Tanpa Identitas Di Yayasan Sayap Ibu Cabang DIY (Studi Pada Penetapan Pengadilan Negeri Sleman Nomor 140/Pdt.P/2016/PN.Smn)

DANASTRI CONDHRAMAYA, R.A. Antari Innaka T., S.H., M.Hum; Sa'ida Rusdiana, S.H., LL.M.

2017 | Skripsi | S1 ILMU HUKUM

Dewasa ini semakin banyak kasus penemuan bayi dan anak dibawah umur yang ditemukan tanpa identitas karena dibuang dan ditelantarkan dengan sengaja. Anak-anak yang ditelantarkan dan mengalami penelantaran menjadi tanggung jawab Negara untuk mengupayakan pemenuhan hak-haknya. Salah satu upaya yang dapat dilakukan adalah dengan pelaksanaan pengangkatan anak. Pengangkatan anak secara illegal dapat mengancam masa depan anak, khususnya pemenuhan hak anak. Anak yang pernah mengalami penelantaran jangan sampai ditelantarkan kembali di masa depan. Penulisan Hukum ini bertujuan untuk mengetahui dan menganalisis pertimbangan hakim dalam permohonan pengangkatan anak yang ditemukan tanpa identitas pada Penetapan Pengadilan Negeri Sleman Nomor 140/Pdt.P/2016/PN.Smn terkait dengan adanya perubahan pada Undang-Undang Perlindungan Anak, dan pelaksanaan alimentasi anak angkat dengan orang tua angkat setelah dikeluarkannya Penetapan Pengadilan. Penulisan Hukum ini bersifat yuridis empiris yang menggabungkan penelitian kepustakaan dengan penelitian lapangan untuk menjawab permasalahan hukum. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pertimbangan Hakim dalam permohonan pengangkatan anak yang ditemukan tanpa identitas sudah sesuai dengan peraturan perundang-undangan yang berlaku beserta perubahannya. Pelaksanaan alimentasi anak angkat setelah dikeluarkannya Penetapan Pengadilan terpenuhi dengan baik berdasarkan laporan sosial, laporan anak, dan tidak adanya aduan dari orang tua angkat beserta keluarganya, maupun orang lain di sekitar tempat tinggalnya. Setelah adanya penetapan, pengawasan dari Yayasan adalah pemantauan secara insidental.

Nowadays more and more cases of the discovery of infants and minors who are found without identity because dumped and abandoned on purpose. Children who are neglected and suffered neglect the responsibility of the State to seek fulfillment of their rights. One effort that can be done is with the implementation of child adoption. Illegal adoption could threaten the future of children, especially the fulfillment of child rights. Children who have experienced neglect should not be abandoned back in the future. This Legal Writing aims to identify and analyze the consideration of judges in the application for adoption were found without identification in Negeri Sleman Court Determination No. 140 / Pdt.P / 2016 / PN.Smn associated with the changes to the Child Protection Act, and the implementation of child alimony adopted by the adoptive parents after Court Ruling. This Legal Writing is empirical-juridical research that combine the literature research with the field research to address legal issues. The results showed that the consideration of Judges in the petition of adoption of unidentified child is in conformity with the legislation in force and amendments. Implementation of the adopted child alimony after Court Ruling met well by the social reports, reports of children, and the absence of complaints from adoptive parents and their families, as well as others in the neighborhood. After the Court Ruling, supervision of the Foundation is incidental monitoring.

Kata Kunci : Pengangkatan Anak, Anak Yang Ditemukan Tanpa Identitas, Alimentasi Anak Angkat; Adoption, Children Who Found Without Identity, Alimony Adopted

  1. S1-2017-349007-abstract.pdf  
  2. S1-2017-349007-bibliography.pdf  
  3. S1-2017-349007-tableofcontent.pdf  
  4. S1-2017-349007-title.pdf