PELAYANAN KESEHATAN IBU DAN ANAK DI KOTA YOGYAKARTA TAHUN 2015 BERDASARKAN PASAL 12 KONVENSI PENGHAPUSAN SEGALA BENTUK DISKRIMINASI TERHADAP PEREMPUAN
MARTHA SOOAI, Prof. Dr. Agustinus Supriyanto, S.H., M.Si
2017 | Skripsi | S1 ILMU HUKUMAngka kematian ibu di Kota Yogyakarta pada Tahun 2015 adalah 125 per 100.000 kelahiran hidup. Angka ini masih lebih tinggi dibandingkan dengan Rencana Pembangunan Jangka Menengah Daerah yaitu 113 per 100.000 kelahiran hidup. Padahal Indonesia telah meratifikasi Konvensi Penghapusan Segala Bentuk Diskriminasi terhadap Perempuan sejak tahun 1984, yang salah satu fokus dalam konvensi adalah pengaturan mengenai pelayanan kesehatan perempuan khususnya mengenai masa kehamilan dan menyusui. Penulisan Hukum ini bertujuan untuk mengetahui pelayanan kesehatan ibu dan anak di Kota Yogyakarta berdasarkan Pasal 12 Konvensi Penghapusan Segala Bentuk Diskriminasi terhadap Perempuan dan untuk mengetahui faktor-faktor yang memengaruhi implementasi pasal a quo dalam pelayanan kesehatan ibu dan anak di Kota Yogyakarta Tahun 2015. Penelitian ini merupakan penelitian hukum normatif, sehingga hanya meneliti data-data sekunder. Kesimpulan penelitian ini adalah Kota Yogyakarta telah melaksanakan empat komponen yang tercantum dalam Pasal 12 Konvensi Penghapusan Segala Bentuk Diskriminasi terhadap Perempuan. Implementasi Pasal 12 juga dipengaruhi oleh perundang-undangan, budaya, pendidikan, ekonomi dan peran aktif laki-laki serta masyarakat dalam mendukung pelayanan kesehatan ibu dan anak.
The maternal mortality rate in Yogyakarta City in 2015 was 125 per 100,000 live births. This is still higher than the Yogyakarta City Medium Term Development Plan of 113 per 100,000 live births. Whereas Indonesia has ratified the Convention on the Elimination of All Forms of Discrimination Against Women since 1984, which one of the focuses of the convention is the regulation on women's health services, especially regarding pregnancy and lactation. This Legal Writing aims to determine the maternal and child health services in Yogyakarta City under Article 12 of the Convention on the Elimination of All Forms of Discrimination against Women and to know the factors influencing the implementation of the a quo article in maternal and child health services in Yogyakarta City year 2015. This research is normative law research, so it only examines secondary data. The conclusion of this study is that Yogyakarta City has implemented four components listed in Article 12 of the Convention on the Elimination of All Forms of Discrimination against Women. Implementation of Article 12 is also influenced by the legislation, culture, education, economy and the active role of men and society in supporting maternal and child health services.
Kata Kunci : Pelayanan Kesehatan Ibu dan Anak, Pasal 12 Konvensi Penghapusan Segala Bentuk Diskriminasi terhadap Perempuan, Kota Yogyakarta, Maternal and Child Health Services, Article 12 of the Convention on the Elimination of All Forms of Discrimination against Wome