POLA KONSUMSI PANGAN RUMAHTANGGA DI KABUPATEN BOGOR DAN KOTA BANJAR (Analisis Data SUSENAS 2014)
IRA NOVIANTI , Dr. Evita Hanie Pangaribowo, SE
2017 | Skripsi | S1 GEOGRAFI DAN ILMU LINGKUNGANPenelitian ini dilatarbelakangi oleh akses pangan yang merupakan kemampuan rumahtangga dalam memperoleh pangan erat kaitannya dengan kemisikinan. Hasil penelitian untuk menjawab tujuan pertama yaitu pola konsumsi pangan rumahtangga di Kabupaten Bogor dan Kota Banjar secara kuantitas sudah termasuk tahan pangan. Sedangkan secara kualitas pola konsumsi pangan rumahtangga di Kabupaten Bogor dan Kota Banjar belum tahan pangan. Berdasarkan hasil analisis regresi linear berganda, faktor yang memiliki pengaruh signifikan TKE rumahtangga di Kabupaten Bogor adalah pekerjaan dan proporsi pengeluaran pangan. Sedangkan yang memiliki pengaruh signifikan terhadap TKP adalah pekerjaan, pendidikan dan proporsi pengeluaran pangan. Faktor yang memiliki pengaruh signifikan terhadap TKE rumahtangga di Kota Banjar adalah jumlah anggota rumahtangga sedangkan yang memiliki pengaruh signifikan terhadap (TKP) adalah jumlah anggota rumahtangga dan pendapatan.
The study motivated by the fact of the food access that is the ability of households to obtain food is closely related to poverty. The result of the research is household food consumption pattern in Bogor and Kota Banjar regency in quantity including food resistant and the quality of household food consumption pattern in Bogor and Kota Banjar regencies has not been food resistant. The result based on multiple linear regression analysis are the factors that have significant influence on the energy adequacy level (TKE) households in Bogor is the work and the proportion of food expenditure. A significant influence on the level of protein consumption (TKP) is the work, education and the proportion of food expenditure. The factors that have a significant (TKE) of households in Banjar City are the number of household members while having a significant influence on (TKP) is the number of household members and income.
Kata Kunci : konsumsi pangan rumahtangga, tingkat konsumsi energi (TKE) dan tingkat konsumsi protein (TKP), analisis regresi linear berganda