PENGARUH PEMBERIAN PUPUK UREA DAN SP36 TERHADAP PERTUMBUHAN SEMAI Aquilaria malaccensis
ULFAH MASRUROH, Ir. Suginingsih, M.P
2017 | Tugas Akhir | D3 PENGELOLAAN HUTAN SVTanaman Aquilaria malaccensis merupakan tanaman hutan yang menghasilkan hasil hutan non kayu yang bernilai ekonomi tinggi, sehingga kebutuhan ekspor gaharu semakin meningkat dan menyebabkan produksinya semakin menurun atau langka. Hal tersebut diduga disebabkan karena intensitas pemungutan yang tinggi tanpa adanya upaya pelestarian dan tergantung pada permudaan alam yang lambat, sehingga perlu pembudidayaan gaharu yang optimal untuk menurunkan tingkat kelangkaan, salah satunya melalui permudaan buatan menggunakan bibit berkualitas yang diberi pupuk urea atau SP36 dalam berbagai dosis dengan harapan dapat mempercepat pertumbuhan. Tujuan penelitian yang dilakukan adalah untuk mengetahui pengaruh pemberian pupuk Urea atau SP36 dengan berbagai dosis terhadap pertumbuhan semai Aquilaria malaccensissampai umur 2,5 bulan.Metode penelitian yang digunakan dalam penelitian ini adalah menggunakan Rancangan Acak Lengkap dengan 6 perlakuan yaitu untuk pupuk Urea ada tiga perlakuan 0,5 gram, 1 gram serta 1,5 gram, sedangkan untuk pupuk SP36 1 gram, 1,5 gram serta 2 gram. Masing-masing perlakuan diulang 3 kali, dan setiap ulangan menggunakan 10 semai.Data yang diperoleh dianalisis menggunakan analisa varian satu arah dan dideskriptifkan secara kuantitatif dengan grafik. Hasil penelitian menunjukan bahwa pemberian pupuk urea atau SP36 pada semai Aquilaria malaccensis memberikan pengaruh berbeda nyata terhadapparameter pertumbuhan tinggi dan kekokohan semai, sedangkan untuk pertumbuhan diameter tidak memberikan pengaruh yang signifikan.Pemberian pupuk urea dosis 1gr menunjukan hasil yang terbaik dalam pertumbuhan tinggi, sedangkan perlakuan SP36 dosis 2gram menunjukan hasil yang terbaik dalam pertumbuhan diameter. Kekokohan semai yang optimal yaitu pada perlakuan urea dosis 0,5gram dan 1,5gram serta SP362gram.
Aquilaria malaccensis is a forest plant that produces non timber forest products of high economic value, so that the export needs of agarwood is increasing and causing production declining or rare. This is due to the high polling intensity without any maintenance and depending on slow natural regeneration, it is necessary to optimally cultivate gaharu to decrease the scarcity level, one through artificial regeneration using quality seeds by urea or SP36 in various doses with hoping to accelerate growth. The aim of the research is to determine the effect of urea or SP36 with various doses of seedling growth Aquilaria malaccensis until the age of 2,5 months. The method used in this research is using completely randomized design with 6 treatments, that is for Urea fertilizer there are three treatments, 0,5 gram, 1 gram and 1,5 grams, while for SP36 1 gram, 1,5 gram and 2 gram. Each treatment was repeated 3 times, and each treatment using 10 seedlings. Data were analyzed using one-way analysis of variance and dideskriptifkan quantitatively chart. The results showed that the type of urea or SP36 on Aquilaria malaccensis seedlings had significantly different effect on high growth parameters and the robustness of seedlings, while for diameter growth did not give a significant effect. Dose of 1 gram of urea fertilizer application showed the best results in the high growth, while the dose of 2 grams SP36 treatment showed the best result in the growth of the diameter. Robustness optimum seedling that is at treatment doses 0,5gram and 1,5gram urea and 2 gram SP36.
Kata Kunci : Pupuk Urea, Pupuk SP36, Pertumbuhan, Semai, Aquilaria malaccensis