PERBANDINGAN PERSEPSI PENGGUNA IHIS DAN SIMPUS PADA PUSKESMAS SENTOLO I DENGAN METODE EVALUASI PIECES
ILAFI NASTITI, Dr. Nur Rokhman, S.Si, M.Kom.
2017 | Tugas Akhir | D3 REKAM MEDIS SVLatar Belakang: Puskesmas merupakan Fasilitas Kesehatan Tingkat Pertama yang berfungsi sebagai pemberi pelayanan kesehatan bagi masyarakat yang diharapkan dapat memberikan pelayanan yang murah, cepat, dan efisien. Untuk mewujudkan hal ini diperlukan penerapan sistem informasi yang dapat mendukung kinerja pelayanan Puskesmas. Pada Puskesmas Sentolo I Kabupaten Kulonprogo, penggunaan sistem informasi telah diterapkan dalam melayani masyarakat. Akibat adanya kebijakan pemerintah tentang BPJS, Puskesmas di Kabupaten Kulonprogo melakukan perubahan penggunaan sistem dari IHIS menjadi SIMPUS. Tujuan: Penelitian ini bertujuan untuk melakukan perbandingan penggunaan IHIS dan SIMPUS dengan menggunakan metode evaluasi PIECES berdasarkan persepsi pengguna. Metode: Subyek penelitian ini adalah seluruh pengguna IHIS dan SIMPUS pada Puskesmas Sentolo I Kabupaten Kulonprogo. Penelitian ini merupakan penelitian kuantitatif analitik menggunakan metode PIECES dengan melakukan pembagian kuesioner pada pengguna. Analisis data yang dilakukan adalah pengelompokan kategori nilai berdasarkan PAP dan analisis Uji-T Berpasangan. Hasil: Hasil penelitian menunjukkan bahwa penggunaan SIMPUS lebih sesuai daripada penggunaan IHIS. Hal ini ditandai dengan adanya selisih nilai pada aspek Performance, Information, Economic, Control, Efficiency, dan Service pada hasil penghitungan kuesioner. Berdasaran PAP yang telah ditetapkan, terdapat perbedaan pada aspek Performance dan Economic karena penilaian IHIS berada pada kategori Cukup dan penilaian SIMPUS berada pada kategori Baik. Sedangkan pada aspek lainnya, IHIS dan SIMPUS sama-sama memiliki kategori penilaian Baik. Selain itu, hasil uji-T berpasangan menunjukkan kesimpulan penolakan H0 pada seluruh aspek PIECES. Kesimpulan: Berdasarkan hasil perbandingan, didapatkan kesimpulan bahwa SIMPUS lebih baik dari IHIS pada seluruh aspek PIECES.
Background: Primary Health Care (Puskesmas) is the first public health service which has function as the society health service. It gives a cheap, fast, and eficient service. In order to create such health service, it needs an application system that supports the service in the public health service. In Sentolo I Primary Health Care Kulonprogo district, the using of information system has been applied for serving society. For the sake of goverment's policy of BPJS (an insurance provided by government) the Primary Health Care in Kulon Progo has done some changes from using IHIS system into SIMPUS system. Objective: This research is aimed to compare the using of both systems by using PIECES evaluation based on user's perception. Methods: The subject of this research is all users of IHIS and SIMPUS in Sentolo I Primary Health Care Kulonprogo district. This research is an analitic qualitative research using PIECES method by giving questionaire to the users. The data analysis is done by grouping the value categories based on PAP and paired T-test. Results: The result of this research shows that using SIMPUS system is more suitable than using IHIS system. It is marked by the deviation in questionaire counting of some aspect such as Performance, Information, Economic, Efficiency, and Service. Based on the current PAP, there is difference in the aspect of Performance and Economic. It is because of the value that shows IHIS assesment lies in Enough category and SIMPUS assesment lies in Good category. For the other aspects, IHIS and SIMPUS has the same value that categorized as Good. Besides, the Paired T-Test shows the refusal conclusion H0 in all aspect. Conclusion: Based on the comparation results, It is concluded that SIMPUS is better than IHIS on all aspects of PIECES.
Kata Kunci : Perbandingan, IHIS, SIMPUS, Evaluasi, PIECES