Laporkan Masalah

KEEFEKTIFAN PELAKSANAAN PROGRAM PERTANIAN PERKOTAAN "MURIA" DI KAMPUNG MARUNDA KECAMATAN CILINCING KOTA JAKARTA UTARA

ANJELA PUTRI R, Ir. Harsoyo, M.Ext., Ed., ; Subejo, S.P., M.Sc., Ph.D.

2017 | Skripsi | S1 PENYULUHAN DAN KOMUNIKASI PERTANIAN

Penelitian Program urban farming merupakan bentuk aksi lingkungan dalam menanggapi keprihatinan akan krisis pangan dan juga upaya menghijaukan kota sebagai pengelolaan lingkungan. Salah satu implementasi dari kegiatan tersebut adalah dibentuknya unit percontohan demonstration plot (demplot) farming berskala pengembangan berwawasan lingkungan di Kampung Marunda Kota Kecamatan Cilincing Kota Jakarta Utara yang berada di bawah program Marunda Urban Resillience in Action (MURIA). Penelitian ini mengkaji keefektifan pelaksanaan program urban farming "MURIA" dengan tujuan untuk: 1) mengetahui pelaksanaan program urban farming pada Kampung Marunda, 2) mengetahui tingkat keefektifan pelaksanaan program urban farming pada Kampung Marunda, dan 3) menganalisis faktor-faktor yang memengaruhi keefektifan pelaksanaan program urban farming pada Kampung Marunda. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah analisis deskriptif dengan metode kuanitatif. Pengambilan sampel peserta program urban farming dilakukan dengan simple random sampling dengan jumlah responden yang diambil sebanyak 60 peserta. Analisis yang digunakan dalam pengujian data adalah uji proporsi dan regresi linear berganda. Hasil penelitian menunjukkan bahwa sebagian besar peserta program urban farming sebesar 75% menyatakan bahwa pelaksanaan program urban farming MURIA memiliki tingkat keefektifan yang tinggi. Motivasi dan tingkat keaktifan peserta program dalam melakukan kegiatan urban farming berpengaruh positif terhadap tingkat keefektifan pelaksanaan program urban farming. Faktor yang tidak berpengaruh nyata terhadap tingkat keefektifan pelaksanaan program urban farming adalah umur, jenis kelamin, tingkat pendidikan, status pekerjaan, persepsi terhadap kegiatan urban farming, dan peran pendamping kegiatan.

Urban farming program is emerged as an environmental action in response to food crisis problem which also aimed to regreening the city for environmental management. One of the implementation of those activities is the establishment of demonstration plot (demplot) with environmental-oriented development in Marunda Village, Cilincing Sub-District, North Jakarta, under the program called Marunda Urban Resillience in Action (MURIA). This study examines the effectivity of urban farming program "MURIA" that aimed to: 1) identify the implementation of urban farming program in Marunda Village, 2) analyze the effectivity level of urban farming program in Marunda Village, and 3) identify affecting factors of the effectivity of urban farming program implementation in Marunda Village. The basic method that used in this research is descriptive analysis with quantitative method. Participants sampling of urban farming program was done by simple random sampling with a total number 60 participants. Analysis data used in the test are proportion test and multiple linear regression. The research results showed that most participants of urban farming program as much as 75% stated that the implementation of MURIA urban farming program has a high level of effectiveness. Motivation and level of activity in doing urban farming activity have positive effect to the evel of effectiveness of urban farming program implementation. Factors that did not affect the effectivity of urban farming program are age, sex, education level, employment status, perception of urban farming activities, and the role of facilitator of activity.

Kata Kunci : keefektifan, pelaksanaan program, urban farming, Kampung Marunda

  1. S1-2017-349819-abstract.pdf  
  2. S1-2017-349819-bibliography.pdf  
  3. S1-2017-349819-tableofcontent.pdf  
  4. S1-2017-349819-title.pdf