Laporkan Masalah

Pengembangan Aplikasi Penjadwalan Petugas Pelayanan Tera Dan Tera Ulang Dengan Metode Promethee (Kasus : Balai Metrologi Wilayah Banyumas)

AGUS DANI YUDIANTO, Adhistya Erna Permanasari, S.T., M.T., Ph.D;Dr.Eng. Silmi Fauziati, S.T., M.T.

2017 | Tesis | S2 Teknik Elektro

Dalam suatu organisasi pemerintahan terutama pada instansi yang terkait dengan pelayanan publik, penjadwalan petugas pelayanan merupakan suatu hal yang sangat penting tetapi masih belum mendapat perhatian yang serius. Balai Metrologi Wilayah Banyumas merupakan instansi yang melaksanakan kegiatan pelayanan tera dan tera ulang kepada pemilik alat ukur yang pelaksanaannya dilakukan oleh penera. Di Balai Metrologi Wilayah Banyumas, penjadwalan petugas pelayanan tera dan tera ulang yang dilaksanakan belum dilakukan secara terencana dan tidak mempertimbangkan kriteria kepegawaian seperti sasaran kinerja pegawai, tugas pokok dan fungsi dan kompetensi penera. Adanya aplikasi sistem penjadwalan petugas pelayanan tera dan tera ulang akan membantu pimpinan dalam menentukan pegawai yang akan ditugaskan sehingga sesuai dengan kriteria-kriteria kepegawaian yang ditentukan. Penelitian ini membangun suatu sistem penjadwalan menggunakan metode waterfall. Metode pengambilan keputusan multikriteria yang digunakan untuk menentukan pegawai yang ditugaskan adalah metode Promethee. Promethee melakukan pengolahan nilai kriteria yang dimiliki setiap pegawai terhadap suatu jadwal. Promethee memiliki keunggulan dalam menentukan urutan atau prioritas dari beberapa alternatif dalam permasalahan yang menggunakan multikriteria. Promethee mempunyai kemampuan untuk menangani banyak perbandingan dan memudahkan pengguna dengan menggunakan data secara langsung dalam bentuk tabel multikriteria sederhana. Dengan aplikasi sistem penjadwalan ini diharapkan akan diperoleh hasil penjadwalan yang mempermudah setiap penera dalam memenuhi nilai SKP, membuat penilaian angka kredit, dan pemerataan jumlah penugasan. Pada penelitian ini dilakukan pengujian black box untuk menguji fungsionalitas dari sistem. Selain itu dilakukan pengujian perhitungan metode Promethee secara manual dibandingkan dengan perhitungan sistem dan diperoleh hasil valid. Untuk menguji keberhasilan sistem, dilakukan pengujian kesesuaian keluaran aplikasi penjadwalan diperoleh terjadi peningkatan hasil dari penjadwalan secara manual. Pada penelitian ini juga dilakukan evaluasi SUS menunjukkan nilai rata-rata sebesar 74,06 yang berarti bahwa pengembangan sistem dapat diterima dan digunakan dengan mudah oleh pengguna (usable) dalam proses pembuatan jadwal pelayanan.

In a government institutions especially at public service institutions, scheduling of service personnel is a very important thing but still has not got serious attention. Balai Metrologi Wilayah Banyumas are institutions that perform verifications service activities to the owners of measuring instruments that done by verification officer. In Balai Metrologi Wilayah Banyumas, scheduling of verification service personnel has not been done in a planned and did not consider the staffing kriteria such as employee performance goals, main duties and functions, and the competence of verification officer. Availability of verification service officer scheduling system application will assist management in determining the employee to be assigned so it meets the criteria that determined. The aim of the study is to build scheduling system. Promethee method is used as multi-criteria decision-making to select the employee. Promethee perform processing criteria values of each employee based a schedule. Promethee has an advantage in determining the order or priority of some alternatives in the multi-criteria problems. Promethee has the ability to handle many comparisons and allows the user to use the data directly in the form of a simple multicriteria table. With this scheduling system applications, expected to obtain scheduling result that ease any verification officer in fullfilment employee�s performance goals value, make the assessment of credit points, and the equitable distribution of the number of assignments. In this research, black box testing done to check the functionality of the scheduling system. A comparison between manually calculation with system calculation result of Promethee method is done and get valid result. To test the success of the system, scheduling application output conformity testing is done and get result compared with manually scheduling. Based on SUS testing and evaluation showed an average 74,06 which means that developed system can be accepted and used easily by users (useable) in the process of making service schedule.

Kata Kunci : sistem penjadwalan, pelayanan, multikriteria, Promethee


    Tidak tersedia file untuk ditampilkan ke publik.