PROSES PEMBUATAN LAPORAN INTERNAL DAN PENGGUNAANNYA OLEH MANAJEMEN RUMAH SAKIT ANANDA PURWOKERTO
ANISA ROMADONA H, Savitri Citra Budi, SKM., MPH.
2017 | Tugas Akhir | D3 REKAM MEDIS SVLatar Belakang: Pelaporan internal rumah sakit merupakan salah satu dasar evaluasi dan pengambilan keputusan di rumah sakit. Pelaporan yang berkualitas dapat menjadi dasar yang baik. Bagian Rekam Medis di Rumah Sakit Ananda Purwokerto tidak memiliki sumber daya manusia yang berpendidikan rekam medis. Selain itu, petugas pelaporan belum mengetahui apakah laporan yang telah disediakan telah memenuhi kebutuhan pengguna karena belum pernah ada feedback berupa saran atau kritik dari pengguna. Tujuan: Mengetahui proses pembuatan laporan internal dan penggunaannya oleh manajemen di Rumah Sakit Ananda Purwokerto Metode: Jenis penelitian yang digunakan adalah penelitian deskriptif kualitatif dengan pendekatan fenomenologis. Teknik pengambilan data yang digunakan adalah dengan wawancara, observasi, dan studi dokumentasi. Hasil: Proses pembuatan laporan internal di Rumah Sakit Ananda Purwokerto dilakukan dengan bantuan Microsoft Excel. Beberapa tahap dalam proses pembuatan laporan internal masih belum memiliki SPO sebagai aturan tertulis. Selain itu dalam proses pembuatannya kurang tepat waktu, baik dalam pengumpulan data maupun penyediaan laporannya. Laporan yang dihasilkan digunakan oleh manajemen untuk evaluasi kinerja, evaluasi pelayanan, penentuan target, mengetahui tren penyakit, dan pengambilan keputusan. Laporan yang ada dirasa sudah memenuhi kebutuhan, akan tetapi pengguna mengharapkan informasi yang lebih rinci dan pembuatannya tepat waktu. Hambatan dalam pelaporan internal di Rumah Sakit Ananda Purwokerto yaitu tidak adanya petugas yang berpendidikan perekam medis dan sistem informasi yang masih belum mencakup seluruh pelayanan.
Background: Qualified internal reporting are fundamental things for evaluations and decision-making in hospital. Medical Record Unit on Rumah Sakit Ananda Purwokerto does not have human resources that capable in medical recording. In addition, reporting officers do not know whether the reports have been provided the needs of users because there has been no feedback, suggestions, or criticism from the user of internal report. Objective: To know the process of making internal report and its use by management at Rumah Sakit Ananda Purwokerto. Methods: Descriptive qualitative research with phenomenological approach. The data collecting technique used is interview, observation, and documentation study. Results: Reporting officer of Rumah Sakit Ananda Purwokerto create internal report using Microsoft Excel. Some processes still do not have SPO. Other than that, the process of making the internal report can not be finished on time, neither data collection nor report availability. The resulting report is used by management for performance evaluation, service evaluation, targeting, knowing disease trends, and decision making. The users of internal report expect more detailed internal report. They wish that the process of making internal report can be done on time. The problem in reporting at Rumah Sakit Ananda Purwokerto is there is no officer that have a competence of medical recorder. And also the information system does not covers the services on the hospital.
Kata Kunci : Laporan internal, laporan internal rumah sakit, rekam medis.