Laporkan Masalah

IDENTIFIKASI JAMUR PADA BIJI KAKAO PASCAPANEN

KHARISMA M, Dr. Suryanti, S.P., M.P.; Ani Widiastuti, S.P., M.P., Ph.D.; Dr. Ir. Sri Sulandari, S.U.

2017 | Skripsi | S1 ILMU HAMA DAN PENYAKIT TUMBUHAN

Indonesia merupakan negara penghasil kakao terbesar setelah Ghana dan Ivory-Coast. Kualitas biji kakao yang diekspor oleh Indonesia dikenal rendah dan selalu mendapatkan penahanan karena ditemukan jamur, kotoran, serangga dan benda asing lainnya. Penelitian ini bertujuan untuk melakukan identifikasi adanya jamur cemaran pada biji kakao pasca panen yang berpotensi menghasilkan mikotoksin. Biji kakao dari PT. Pagilaran dan petani Kulonprogo dan Gunung Kidul diinkubasi menggunakan medium PDA dan CZ, dan metode blotter test selama 7 hari dalam kondisi 12 jam terang dan 12 gelap. Jamur yang muncul dihitung persentase cemarannya serta diidentifikasi secara mikroskopis dan makroskopis. Hasil penelitian menunjukkan jamur kontaminan didominasi oleh Aspergillus spp. dengan persentase 59,99%, Rhizopus spp. 15,24%. Isolat SP 14,95%, Fusarium spp. 8,17%, Isolat M, CH, C, HM 6,82%, MPK 4,93%, isolat Xn 2,59%, MP 2,17%, dan Trichoderma sp. 0,06% dari total jamur kontaminan pada biji kakao pasca panen.

Indonesia is the third biggest cacao producer country after Ghana and Ivory-Coast. The quality of cacao bean is still low which always got automatic detention because of fungi, rubbish, insect, and other things mixed in the cacao beans. This research aimed to identify mycotoxigenic fungi from dried cacao bean. The cacao beans from PT. Pagilaran, and Gunung Kidul and Kulonprogo farmers were incubated using PDA and CZ medium, and Blotter test method for 7 days at 12 hours dark and 12 hours light. Fungi were then identified microscopically and macroscopically. The result showed that the dominant contaminant fungi were Aspergillus spp. with percentage 59,99%, Rhizopus spp. 15,24%. SP isolate 14,95%, Fusarium spp. 8,17%, M, CH, C, HM isolates 6,82%, MPK isolate 4,93%, Xn isolate 2,59%, MP isolate 2,17%, and Trichoderma sp. 0,06% from all of the total contaminant fungi from dried cacao beans.

Kata Kunci : jamur kontaminan, biji kakao, Aspergillus spp.

  1. S1-2017-334939-abstract.pdf  
  2. S1-2017-334939-bibliography.pdf  
  3. S1-2017-334939-tableofcontent.pdf  
  4. S1-2017-334939-title.pdf