TERJEMAHAN MAJALAH NANKYOKUSEI VOLUME 65 (MEI 2016) BADUI NO MURA WA HIKYO DEWA ARIMASEN
CLAUDINA TRIDA E T N, Wahyu Handayani S., S.S., M.A.
2017 | Tugas Akhir | D3 BAHASA JEPANG SVTugas akhir ini merupakan terjemahan artikel berjudul Badui No Mura Wa Hikyo Dewa Arimasen. Artikel tersebut diambil dari Majalah Nankyokusei volume 65 terbitan Mei 2016. Majalah ini ditujukan bagi orang Jepang yang tinggal di Indonesia. Artikel yang diterjemahkan menceritakan pengalaman jurnalis Nankyokusei saat pergi ke Desa Badui. Selain itu diceritakan juga kehidupan dan aturan-aturan yang berlaku di sana. Artikel ini memuat nilai-nilai adat Orang Badui yang dapat dijadikan bahan pembelajaran bagi pembaca. Selain itu, artikel Badui No Mura Wa Hikyo Dewa Arimasen ini menarik karena dilengkapi gambar berkualitas tinggi, sehingga membuat pembaca dapat merasakan seperti berada di Desa Badui secara langsung. Proses penerjemahan dilakukan dengan mencari padanan kata terdekat dalam Bahasa Indonesia yang baik. Hal ini ditujukan supaya lebih mudah dipahami pembaca dengan baik. Selama proses penerjamahan penulis juga cukup mengalami kesulitan terutama dengan kanji ganda.
The title of this final paper is The Translation of Nankyokusei Magazine (May 2016) titled Badui No Mura Wa Hikyo Dewa Arimasen. The article taken from Nankyokusei Magazine issued on May 2016. The magazine itself is targeting Japanese people who lived in Indonesia. It is generally creating articles about Indonesia. This particular article in this final paper is about experiences going to Badui villages. This article also tell us about their life and their rules. This article is good for anyone because we can learn about the Badui and many good things. Besides, the article is really interesting with the fact that it had so many clear picture and could make us feel like we are experiencing Badui village. This translation is using the nearest translation to natural Indonesian language so that it is easier to understand by the reader. Therefore there was so many double kanji that is quite hard to translate.
Kata Kunci : Nankyokusei, Badui No Mura Wa Hikyo Dewa Arimasen, Orang Badui