UPAYA PENYELESAIAN WANPRESTASI DALAM PERJANJIAN PRODUKSI KONVEKSI DI CV.WARHOLE DI YOGYAKARTA
NADHIL AFIQ, Susilo Andi Darma, S.H., M.Hum.
2017 | Skripsi | S1 ILMU HUKUMPenulisan hukum ini bertujuan untuk mengetahui bentuk penerapan penyelesaian wanprestasi dalam perjanjian produksi konveksi antara CV. Warhole dengan konsumen. Permasalahan yang diangkat dalam penelitian hukum ini terkait upaya penyelesaian dalam hal terjadinya wanprestasi serta bagaimana upaya CV. Warhole untuk memberikan perlindungan hukum bagi konsumen yang melakukan itikad baik dalam perjanjian produksi konveksi antara CV. Warhole dengan konsumen. Penulisan ini bersifat normatif empiris yang menggabungkan metode penelitian normatif dengan cara melakukan penelitian kepustakaan untuk mendapatkan data sekunder dan metode penelitian empiris dengan cara melakukan penelitian lapangan untuk mendapatkan data primer. Data yang diperoleh dari hasil penelitian tersebut di analisis dengan metode kualitatif dan ditampilkan dnegan menggunakan mode deskriptif. Berdasarlam hasil penelitian yang dilakukan oleh penulis, dapat ditarik beberapa kesimpulan. Pertama, upaya perlindungan hukum yang dilakukan oleh CV. Warhole belum mampu untuk menghilangkan terjadinya wanprestasi sepenuhnya meski telah melakukan upaya perlindungan hukum secara preventif maupun represif. Kedua, Upaya penyelesaian wanprestasi yang terjadi secara musyawarah mufakat untuk menjaga hubungan baik antara CV dengan konsumen. Penulis memberikan saran kepada pihak CV untuk membuat perjanjian produksi konveksi secara tertulis serta mencantumkan upaya yang bisa ditempuh apabila terjadi wanprestasi.
This legal research aimed to assess the application of breach of contract settlement in garment agreement between the customer and CV. Warhole. The major concern of this study is the issues related to remedies for breach of agreement and what effort the CV does to protect the customer when the breach of contract occurred. The study is normative empirical in nature. Normative research using sources from library to obtain secondary data was combined with empirical research (conducted by field research) to displayed primary data. The data collected were analyzed using qualitative method and presented with descriptive method. The conclusions of this study are as follows: 1) the protection that CV gives to the customer was not enough to banish the breach of contract between customer and CV although the CV have used the preventive and represive protection principle. 2) the settlement effort is conducted by the customer and CV with win-win solution to maintain the relationship between the CV and the customer. Furthermore, the author recommends CV. Warhole to use written agreement including the choice of settlement if the breach of contract occurred.
Kata Kunci : Wanprestasi, Perjanjian Produksi Konveksi, Konsumen, CV