Laporkan Masalah

PEMETAAN SITUASI SKALA 1:500 AREA DUSUN DEGAN I DESA BANJARARUM KECAMATAN KALIBAWANG KABUPATEN KULON PROGO

KHUSNUL HOTIMAH, Ir. Waljiyanto, M.Sc.

2017 | Tugas Akhir | D3 TEKNIK GEOMATIKA SV

Pengembangan potensi sumber daya hingga wilayah pedesaan seperti pada Dusun Degan I, RT 01 RW 49 Desa Banjararum, Kecamatan Kalibawang, Kabupaten Kulonprogo akan terlaksana dengan baik apabila kebutuhan peta dengan spesifikasi kerja yang dibutuhkan terpenuhi. Peta berfungsi sebagai acuan perencanaan, pengawasan dan pemantauan semua sektor yang dikelola. Salah satu peta yang dapat digunakan adalah peta situasi. Peta situasi menampilkan unsur buatan manusia dan unsur-unsur alam yang dibuat dengan skala besar. Proses pengukuran dan pemetaan yang dilakukan untuk membuat peta situasi adalah pengukuran Kerangka Kontrol Horizontal menggunakan metode poligon tertutup, pengukuran Kerangka Kontrol Vertikal menggunakan metode sipat datar, dan pengukuran detil menggunakan menggunakan metode trigonometri. Hasil dari kegiatan pengukuran dan pemetaan ini adalah peta situasi skala 1:500 area Dusun Degan I, RT 01 RW 49 Desa Banjararum, Kecamatan Kalibawang, Kabupaten Kulonprogo. Peta situasi dilengkapi dengan informasi spasial dan toponimi. Informasi spasial yang ditampilkan meliputi data planimetris, informasi ketinggian diwakili dengan garis kontur, sedangkan data toponomi yang di tampilkan adalah toponomi objek – objek penting seperti nama jalan, nama bangunan yang penting, fasilitas umum, dan batas adminisrasi daerah.

The potential development of resources toward rural area, like DusunDegan I, RT 01 RW 49 Desa Banjararum, Kecamatan Kalibawang, Kabupaten Kulonprogo, would be conducted optimally if the need of such working-specified map fulfilled. The map functioned as planning, supervising and monitoring orientation of the all managed sectors. One of the map can be used is situation map. Situation map demonstrated human-made and natural elements, of which made within big scale. The measuring and mapping process was intended to construct situation map by the measurement of traverse method of Horizontal Control network, flat mascara method of Vertical Control network, and detail measurement of trigonometry method. That resulted of the measuring and mapping was situation map with 1:500 scale in area Dusun Degan I, RT 01 RW 49 Desa Banjararum, Kecamatan Kalibawang, Kabupaten Kulonprogo. Situation map was completed with spatial information and toponymy. Spatial information showed by includes planimetric data, spot height information was represented as countour line, while toponymy data was showed on important objects such as name of some road, name of important building, public facilities, and regional as well as border of local administration.

Kata Kunci : Kata kunci : peta situasi, metode pengukuran, informasi spasial, toponimi.

  1. D3-2017-361252-abstract.pdf  
  2. D3-2017-361252-bibliography.pdf  
  3. D3-2017-361252-tableofcontent.pdf  
  4. D3-2017-361252-title.pdf