PERTUMBUHAN LARVA Hermetia illucens PADA MEDIA TUMBUH BERBEDA DAN PENGARUHNYA SEBAGAI PAKAN LELE DUMBO (Clarias sp.)
NURUL ENDAH SETYAWATI, Senny Helmiati, S. Pi., M. Sc. ; Prof. Dr. Ir. Rustadi, M. Sc.
2017 | Skripsi | S1 BUDIDAYA PERIKANANLarva Hermetia illucens (maggot) adalah agen biokonversi limbah agroindustri yang mengandung protein tinggi sehingga berpotensi sebagai pakan ikan. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pertumbuhan, biomassa dan nutrien terbaik larva H. illucens yang tumbuh di media berbeda serta pengaruhnya terhadap sintasan dan pertumbuhan lele dumbo (Clarias sp.). Rancangan penelitian yang digunakan adalah Rancangan Acak Lengkap dengan empat perlakuan yaitu: Palm Kernel Meal (PKM) (P0); limbah buah-buahan (P1); limbah sayuran (P2) dan seresah daun (P3). Penelitian dilanjutkan dengan menguji larva H. illucens yang diberikan untuk lele dumbo, perlakuan yang diberikan yaitu M0: pemberian larva H. illucens dari media tumbuh PKM; M1: pemberian larva H. illucens dari media tumbuh limbah buah-buahan; M2: pemberian larva H. illucens dari media tumbuh limbah sayuran dan M3: pemberian larva H. illucens dari media tumbuh seresah daun. Data dianalisis menggunakan One way ANOVA dengan tingkat signifikansi Alfa= 5%. Uji DMRT (Duncan's Multiple Range Test) dilakukan jika terdapat hasil yang beda nyata signifikan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa larva H. illucens di media PKM memiliki pertumbuhan tertinggi hingga hari ke-14, namun pertumbuhan tertinggi dihasilkan larva H. illucens dari media limbah buah-buahan pada hari ke-21. Media limbah buah-buahan menghasilkan biomassa larva H. illucens tertinggi. Media limbah sayuran menghasilkan larva H. illucens dengan nutrien terbaik, yaitu protein sebesar 41,83%, lemak sebesar 9,57%, abu sebesar 12,90% dan serat kasar sebesar 17,17%. Sintasan pada semua perlakuan bernilai 100% dan pertumbuhan terbaik lele dumbo diperoleh pada perlakuan pemberian larva H. illucens dari media tumbuh limbah sayuran.
Hermetia illucens larvae (maggot) were bioconversion agents from agroindustry waste containing high protein therefore it was potential to be fish food. This study aims to know the best growth, biomass and nutrients from H. illucens larvae growing in different media and their effects on survival and growth of catfish (Clarias sp.). This study used a Completely Randomized Design which consist of four treatments: Palm Kernel Meal (PKM) (P0); fruit waste (P1); vegetables waste (P2) and whithered leaves (P3). This study was continued by testing H. illucens larvae given to catfish which consist of four treatments: M0: giving H. illucens larvae obtained from PKM media; M1: giving H. illucens larvae obtained from fruit waste media; M2: giving H. illucens larvae obtained from vegetables waste media and M3: giving H. illucens larvae obtained from whithered leaves media. The data were analyzed used One way ANOVA with Alfa= 5%. Duncans Multiple Range Test (DMRT) was used when significant differences were detected. The results showed that H. illucens larvae in the PKM media has the highest growth until day 14th, however the highest growth produces of H. illucens from the fruit waste media in day 21th. The result of fruit waste media produce highest biomass of larvae H. illucens. Vegetables waste media provides the best H. illucens nutrients containing 41,83% proteins, 9,57% fat, 12,90% ash and 17,17% fiber. The survival of catfish in all treatments were 100% and the best growth was found in catfish which given H. illucens larvae from vegetables waste media.
Kata Kunci : Clarias sp., Hermetia illucens, limbah buah-buahan, limbah sayuran, seresah daun