Laporkan Masalah

Distribusi dan Dinamika Populasi Sapi Potong di Kecamatan Tunjungan, Kabupaten Blora Jawa Tengah

SOLEHAN, Prof. Dr. Ir. Sumadi, MS. ; Dr. Ir. Sigit Bintara, M.Si.

2017 | Skripsi | S1 ILMU DAN INDUSTRI PETERNAKAN

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui distribusi dan dinamika populasi sapi potong di Kecamatan Tunjungan, Kabupaten Blora, Jawa Tengah serta proyeksi terhadap dinamika populasi pada tahun-tahun yang akan datang. Penelitian ini dilaksanakan di Kecamatan Tunjungan yang terdiri dari 3 desa (Tunjungan, Tamanrejo, dan Nglangitan) dengan 1.140 responden dengan jumlah sapi 1.715 ekor. Metode pengumpulan data dilakukan dengan mengumpulkan data primer yaitu dengan sensus dan data sekunder yang didapatkan dari data-data yang dimiliki oleh Dinas Peternakan dan Perikanan Kabupaten Blora. Estimasi populasi sapi potong di Kecamatan Tunjungan dengan metode enaikan rata-rata pada tahun 2016 sampai tahun 2020 adalah 14.003 ekor, 13.859 ekor, 13.717 ekor, 13.575 ekor, dan 13.436 ekor, sedangkan dengan menggunakan metode Analisis Time Series diestimasikan populasi sapi potong pada tahun 2016 sampai 2020 adalah 9.959 ekor, 7.968 ekor, 5.978 ekor, 3.988 ekor dan 1.998 ekor. Komposisi sapi potong di Kecamatan Tunjungan yaitu Sapi PO 57,31%, Simpo 29,62%, dan LImpo 13,07%. Struktur populasi sapi potongnya yaitu dewasa (jantan 1,21%, betina 58,7%), muda (jantan 1,17%, betina 10,98%), dan pedet (jantan 9,7%, betina 4,56%).

The aim of this research was to distribution and dynamics of the beef cattle population in Tunjungan District, Blora regency, Central Java and projection of population dynamics in the coming years. This research was conducted in Tunjungan sub-district consisting of 3 villages (Tunjungan, Tamanrejo, and Nglangitan) with 1,140 respondents with 1,715 cows. Data collecting method is done by collecting primary data with census and secondary data obtained from data owned by Dinas Peternakan dan Perikanan Kabupaten Blora. The estimation of beef cattle population in Tunjungan District with average increase method in 2016 until 2020 are 14,003 cattle, 13,859 cattle, 13,717 cattle, 13,575 cattle, and 13,436 cattle, while using Time Series Analysis Method estimated by beef cattle population in 2016 until 2020 are 9,959 cattle, 7,968 cattle, 5,978 cattle, 3,988 cattle and 1,998 cattle. The composition of beef cattle in Tunjungan District is PO Cattle 57.31%, Simpo Cattle 29.62%, and LImpo Cattle 13.07%. The population structure of beef cattle were mature cattle (1.21% bulls, 58.7% cows), young cattle (1.17% young bulls, 10.98% heifers), and calves (9.7% males, 4.56% females).

Kata Kunci : Kabupaten Blora, Sapi potong, Distribusi, Dinamika Populasi

  1. S1-2017-334587-abstract.pdf  
  2. S1-2017-334587-bibliography.pdf  
  3. S1-2017-334587-tableofcontent.pdf  
  4. S1-2017-334587-title.pdf