PERANCANGAN FARM-RECORDING UNTUK PERKEBUNAN KELAPA SAWIT MANDIRI
ANDIKA WIDHI, Dr.Eng., Silmi Fauziati, S.T., M.T.;Adhistya Erna P., S.T., M.T.,Ph.D.
2017 | Skripsi | S1 TEKNOLOGI INFORMASIDewasa ini, Perkebunan Sawit sudah berkembang sangat pesat dan menjadi sektor yang dapat meningkatkan perekonomian masyarakat Indonesia. Kondisi lingkungan Indonesia yang cocok dengan Kelapa Sawit mengakibatkan tanaman ini dibudidayakan di berbagai daerah. Perkebunan kelapa sawit dibedakan menjadi 3 jenis berdasarkan kepemilikannya. Perkebunan kelapa sawit milik pemerintah, milik Perusahaan Swasta, dan milik petani mandiri. Perkebunan Kelapa Sawit Mandiri memiliki hasil produksi sawit yang belum maksimal akibat kurangnya pengawasan pada proses penanaman, perawatan dan pemanenan sawit yang dilakukan oleh para petani. Oleh karena itu diperlukannya suatu cara yang dapat mengakomodasi kekurangan tersebut, salah satunya dengan perekaman atau pencatatatan perkebunan sawit. Perekaman atau pencatatan perkebunan sawit digunakan untuk menyimpan data dari perkebunan-perkebunan sawit yang ada sehingga dengan data tersebut dapat diolah atau dianalisi faktor-faktor apa saja yang mempengaruhi hasil produksi sawit. Dengan teknologi telah berkembang pesat saat ini, perekaman atau pencatatan dapat dilakukan dengan mudah dan proses yang lebih cepat. Penelitian ini menggunakan metode prototipe untuk membangun sistem yang menyimpan data dari perkebunan Kelapa Sawit Mandiri. Sistem ini memiliki beberapa fungsi yaitu: fungsi data pengguna, fungsi menyimpan dan fungsi pelaporan data yang dibutuhkan dalam pemantauan atau pencatatan perkembangan Kelapa Sawit Mandiri. Pengujian Sistem Pencatatan dilakukan dengan metode Black-Box. Metode ini menguji tentang fungsi dari setiap operasi yang ada pada sistem apakah beroperasi dengan baik atau tidak. Dengan tercatatnya perkembangan-perkembangan dalam perkebunan Kelapa Sawit Mandiri, maka petani lebih terbantu dalam peningkatan hasil produksi dalam budidaya kelapa sawit.
Palm Plantation has grown rapidly past these years and become one sector that can increase Indonesian’s economic growth. The Indonesia’s environment that is compatible for plantation of Kelapa sawit affects the growth of plants in many region of the nation. There are 3 kind of Palm Plantations based on the ownership. Palm Plantation owned by Goverment, palm plantations owned Private Company, and Palm Plantations owned by smallholder (Mandiri). Nowadays, production of Kelapa Sawit Mandiri is not maximum because of lacks of monitoring in the process of planting, maintaining, and harvesting. There is a need a new approach of Plantation Kelapa Sawit for anticipated the lack of monitoring. One of the method is farm-recording. Farm-Recording is used to record data from Plantation of Kelapa Sawit. Based on the data, we therefore can analyze some reason or factors that influence the Kelapa Sawit’s production. By using a recent technology, Farm-Recording or Recording can be done easily and the process does not require a lot of time. The research used Prototype Method to build the system that save the data of Kelapa Sawit Mandiri. The Farm-Recording System had some functions. There were User Function, Recording Function, and Summary Function. These functions could be used to store the progress data of Palm Plantation. The Farm-Recording was tested by Black-Box Testing. Black-Box Testing is a method for testing that observes the function of System wether the function is well-operated or not. With the data of progress Perkebunan Kelapa sawit being saved, the farmer have a method to increase the Kelapa Sawit’s production rate. The result of these research concluded that the Farm-Recording System could be used to store, save, and summary the data from Plantation of Kelapa Sawit.
Kata Kunci : Farm-recording, Perkebunan Kelapa Sawit, Web Sistem Pencatatan Kebun