Laporkan Masalah

Inventarisasi dan Penyusunan Basis Data Batas Daerah di Provinsi Riau

EKA PERTIWI, Ir. Waljiyanto, M.Sc ; Dr.Ir. Sumaryo, M.Si.

2017 | Skripsi | S1 TEKNIK GEODESI

Provinsi Riau merupakan salah satu provinsi di Indonesia yang kegiatan penegasan batas daerahnya belum selesai dikerjakan. Dari dua puluh tujuh segmen batas administrasi provinsi dan kabupaten/kota di Provinsi Riau, hanya empat diantaranya yang sudah memiliki pilar batas dengan status legal dalam bentuk peraturan daerah dari Menteri Dalam Negeri (Mendagri). Kegiatan penegasan batas daerah di Provinsi Riau terhambat karena banyaknya permasalahan yang terjadi di setiap segmen batas. Namun demikian pemerintah belum pernah melakukan inventarisasi mengenai segmen batas daerah beserta permasalahan yang terjadi di setiap segmen batas Provinsi Riau. Penelitian ini mencoba melakukan inventarisasi dan menyusun basis data batas daerah. Kegiatan inventarisasi dan penyusunan basis data batas daerah Provinsi Riau dimulai dengan mengumpulkan data ke berbagai instansi terkait di Provinsi Riau. Data yang dikumpulkan berupa data spasial dan non spasial terkait dengan batas daerah di Provinsi Riau. Selanjutnya data yang dikumpulkan lalu disusun ke dalam tabel inventarisasi. Langkah yang dilakukan selanjutnya adalah menyusun basis data. Penyusunan basis data dibuat menggunakan perangkat lunak basis data PostgreSQL dengan ekstensi PostGIS. Basis data yang telah disusun di dalam PostgreSQL lalu disimpan ke dalam server basis data Geoserver. Basis data yang telah disimpan ke dalam Geoserver lalu dibuat peta onlinenya. Hasil akhir yang didapatkan adalah inventarisasi batas daerah Provinsi Riau beserta dengan basis data dan tampilannya berupa peta online . Dengan adanya produk ini maka dapat membantu pemerintah dalam menganalisis serta menyelesaikan penegasan batas daerah dan monitoring batas daerah dengan lebih sistematis dan terstruktur.

Riau Province is one of the provinces in Indonesia that its boundary delimitation is still not finished. From 27 administration boundaries in Riau Province, only four of them that have been marked officially using boundary pillars and equipped with legal status in form of government law from minister of home affairs. The process of delimitation in Riau Province is hampered due to many problems that existed in each boundary. However, the government has not done inventory activities in regard to boundaries and their problems. This research aims to make an inventory and to compile land boundary database. To develop inventory and compiling activities of land boundary database of Riau Province start with collected data from various related institution in Riau Province. The collected data consist of spatial data and non-spatial data about land boundary in Riau Province. After that, all of the data that have been collected will be compiled into an inventory table. The next step is to compiling the database. Compiling database is made using database software named PostgreSQL. Compiled database from PostgreSQL then was saved in database server named Geoserver. After the database is saved in geoserver, the data is being visualized in the form of online map. The result of this activity is the inventory of land border in Riau Province with the database and online map. This product can help government in analyzing and finishing delimitation of land border and do monitoring land border more systematically and structurally.

Kata Kunci : Provinsi Riau, inventarisasi, basis data, peta online