Laporkan Masalah

PEMANFAATAN BANGUNAN TINGGALAN MASA KOLONIAL KOTA KABUPATEN JEMBER SEBAGAI DAYA TARIK WISATA

MOHAMMAD YUDI S, Fahmi Prihantoro, S.S., S.H., M.A.

2017 | Skripsi | S1 ARKEOLOGI

Topik : Skripsi ini membahas tentang pemanfaatan Bangunan Tinggalan Masa Kolonial di wilayah adminsitratif Kota Jember. Di dalam skripsi ini dijelaskan mengenai kondisi serta jumlah tinggalan yang tersisa. Selain itu dibahas juga tentang potensi dan kelayakan bangunan tinggalan sebagai daya tarik wisata. Permasalahan dan Tujuan : Bangunan Tinggalan Masa Kolonial di Kota Jember merupakan salah satu peninggalan Kota Jember masa lalu, akan tetapi pada masa sekarang hanya tersisa beberapa saja. Hal ini dikarenakan kurangnya kesadaran masyarakat dan pemerintah terhadap nilai penting tinggalan. Karenanya, skripsi ini mencoba mendokumentasikan tinggalan yang tersisa serta menjelaskan nilai penting yang dimiliki. Selain itu, dikemukakkan pula pemanfaatannya sebagai daya tarik wisata sehingga tinggalan dapat dilestarikan. Metode : Penelitian ini menggunakan metode deskriptif analisis dengan penalaran induktif. Dalam analisisnya, penelitian ini menggunakan pendekatan Cultural Resource Management. Didahului oleh identifikasi bangunan tinggalan hingga nilai penting yang dimasukkan ke dalam kategori analisis potensi internal. Kemudian digunakan analisis potensi eksternal bangunan tinggalan dan juga SWOT yang berkaitan dengan pemanfaatan sebagai daya tarik wisata. Kesimpulan : Berdasarkan penelitian yang telah dilakukkan, diketahui bahwa Bangunan Tinggalan Masa Kolonial di Kota Jember mengalami penurunan kuantitas akibat kurangnya kesadaran masyarakat serta belum adanya pedoman pelestarian dan pemanfaatan benda cagar budaya. Mengingat tingginya nilai penting tinggalan tersebut, sehingga dapat diusulkan pemanfaatannya sebagai daya tarik wisata yang berorientasi pada kepentingan pelestarian. Dalam proses pengembangannya sebagai daya tarik wisata, dilaksanakan secara bertahap yang meliputi konservasi situs dan pembagian wilayah kerja stakeholder. Dengan adanya proses tersebut, diharapkan terciptanya keharmonisan dan keseimbangan antara sumber daya (benda cagar budaya) dengan kepuasan wisatawan yang dihubungkan oleh inisiatif masyarakat, pemerintah dan akademisi.

Topic : This thesis discusses the utilization of heritage building colonial period in the administrative area of Jember City. This paper explained about the present condition and the quantity of the remains. It also discussed about the potential and feasibility of the heritage building remains as an tourist attraction. Problems and objectives : The heritage building remains of the colonial period in Jember City is one of the relics of the Jember City past, but at the present time only a few buildings remains. This is happen due to a lack of awareness from the society and the goverment over the importance of the remains. Therefore, this paper tries to document the remains that still standing and explain the importance side of the remains. It also point out the utilization as a tourist attraction, so that remains can be preserved. Method : This research uses descriptive analytical method with inductive reasoning. This study uses the Cultural Resource Management approach. Start from identification heritage building to important value, which is in categorized as an internal potential. Then use the analytical external potential of heritage building and also SWOT that associated with the use of the remains for tourism purpose. Conclusion : Based on the research, it is known that quantity of The Heritage building remains of the colonial period in Jember City decreased due to lack of public awareness and absence of guidelines for conservation and utilization of the cultural heritage objects. In fact, the remains have significant value so this research proposed the utilization as an tourism purpose based on conservation purpose. In the process of tourism development as an tourism purpose, carried out in stages, including sites conservation and created divison dividing the working area stakeholders. With that process, it is expected that can create harmony and balance between the resources (object of cultural heritage) and the tourist satisfaction based on initiatives from society, goverment and academics.

Kata Kunci : colonial, building, utilization, heritage, jember, indonesia

  1. S1-2017-335146-abstract.pdf  
  2. S1-2017-335146-bibliography.pdf  
  3. S1-2017-335146-tableofcontent.pdf  
  4. S1-2017-335146-title.pdf