Laporkan Masalah

PENGARUH PEMBERIAN SHAMPOO GRISEOFULVIN 0,04% TERHADAP GAMBARAN KLINIS DAN HISTOPATOLOGIS RAMBUT ANJING DAN KUCING TERINFEKSI DERMATOFITOSIS

HERWIDANANTO SURYO SATRIO, drh. Sitarina Widyarini, MP., Ph. D

2017 | Skripsi | S1 KEDOKTERAN HEWAN

Anjing dan kucing merupakan hewan kesayangan yang berpotensi mengalami penyakit dermatofitosis. Griseofulvin adalah salah satu obat antifungal yang sering dipakai untuk terapi dermatofitosis secara oral, tetapi tidak diberikan dalam bentuk shampoo. Tujuan penelitian ini adalah mengetahui pengaruh pemberian shampoo griseofulvin 0,04% terhadap gambaran klinis kulit dan histopatologis korteks rambut dari anjing dan kucing yang terinfeksi dermatofitosis. Berdasarkan penelitian ini menggunakan lima ekor kucing dan lima ekor anjing dermatofitosis dilakukan pemeriksaan klinis pada kulit, pemeriksaan dengan lampu UV (lampu Wood), dan pemeriksaan histologis pada rambut. Perlakuan grooming menggunakan shampoo griseofulvin 0,04% dilakukan pada minggu ke-1, ke-2, dan ke-3. Pengambilan sampel dicabut pada rambut dan dilakukan secara aseptis dengan blade, kemudian dikirim ke Departemen Patologi FKH UGM untuk dilihat ketebalan korteks rambut. Hasil pengukuran rerata ketebalan korteks rambut kucing pada perlakuan grooming menggunakan shampoo griseofulvin 0,04% dilakukan pada minggu ke-1 adalah sebesar 3,57 ± 0,07 µm, pada minggu ke-2 adalah sebesar 5,23 ± 0,22 µm, dan minggu ke-3 adalah sebesar 6,96 ± 0,81 µm. Pada anjing, ketebalan korteks rambut pada minggu ke-1 adalah sebesar 14,36 ± 1,09 µm, pada minggu ke-2 adalah sebesar 11,96 ± 0,36 µm, dan pada minggu ke-3 adalah sebesar 20,6 ± 1,63 µm. Pengobatan shampoo griseofulvin 0,04% pada kucing menunjukkan hasil perbaikan kesembuhan penyakit dermatofitosis yang signifikan. Sedangkan pada anjing, tidak menunjukkan hasil signifikan.

Dogs and cats are pets that have potential dermatophytosis disease. Griseofulvin is one of the antifungal drugs that is often used for oral dermatophytosis therapy, but not in the form of shampoo. The purpose of this study was to investigate the effect of 0.04% griseofulvin shampoo on the clinical features of the skin and histopathologically the hair cortex of dogs and cats infected with dermatophytosis. Based on this study using five cats and five dogs dermatophytosis done clinical examination of the skin, examination with UV lamp (Wood lamp), and histological examination on the hair. The grooming treatment using 0.04% griseofulvin shampoo was performed at weeks 1, 2 and 3. Sampling is removed on the hair and done aseptically with a blade, then sent to the Department of Pathology FKH UGM to see the thickness of the hair cortex. The mean measurements of cortex thickness of cat hair in the grooming treatment using 0.04% griseofulvin shampoo performed at week 1 were 3.57 ± 0.07 μm, at week 2 was 5.23 ± 0.22 μm, And week 3 is 6.96 ± 0.81 μm. In dogs, the thickness of the hair cortex at week 1 was 14.36 ± 1.09 μm, at 2 weeks was 11.96 ± 0.36 μm, and at 3 weeks was 20.6 ± 1.63 μm. Treatment of 0.04% griseofulvin shampoo in cats showed significant improvement in dermatophytosis disease recovery. While in dogs, did not show significant results.

Kata Kunci : anjing, kucing, dermatofitosis, shampoo griseofulvin 0,04%.

  1. S1-2017-347057-abstract.pdf  
  2. S1-2017-347057-bibliography.pdf  
  3. S1-2017-347057-tableofcontent.pdf  
  4. S1-2017-347057-title.pdf