Sejarah Perekonomian Cendana di Timor Barat pada Abad Ke-19 sampai Awal Abad Ke-20
JEFF WILFRED MESAH, Prof. Dr. Bambang Purwanto, M.A.
2017 | Tesis | S2 Ilmu SejarahPenelitian ini bertujuan merekonstruksi proses historis atas perubahan-perubahan yang terjadi dalam perekonomian cendana di wilayah Timor Barat pada rentan waktu abad ke-19 sampai awal abad ke-20. Pemilihan tema tersebut didasari atas keberadaan Timor Barat pada masa lampau yang dikenal dengan produksi dan perdagangan cendananya dan ramai dukunjungi oleh pedagang-pedagang dari berbagai wilayah. Namun sayangnya sampai saat ini masih belum ada kajian sejarah yang secara khusus membahas mengenai perekonomian cendana di wilayah ini. Permasalahan pokok dalam penelitian ini adalah bagaimana kedudukan dan fungsi cendana dalam perekonomian di Timor Barat disaat intervensi politik dan ekonomi kolonial yang semakin dalam. Guna memperoleh jawaban atas permasalahan utama tersebut, maka dipakai metode sejarah kritis serta pengguanaan sumber primer maupun sekunder seperti, arsip, jurnal, laporan-laporan, foto, dan telaah referensi yang relevan. Selain itu beberapa konsep juga dipakai untuk melihat fenomena ini, diantaranya, konsep perdagangan dan perekonomian, yang juga didalamnya berkaitan dengan gagasan ekonomi merkantilisme. Dilihat dari masalah pokok yang dikaji, maka dapat ditarik beberapa kesimpulan; Pertama, kedudukan cendana yang semulanya dikuasai oleh elit-elit lokal, beralih sepenuhnya dengan dikuasai oleh pemerintah Kolonial. Kedua, fungsi cendana yang semula menjadi sumber ekonomi bagi masyarakat beralih ke barang dagangan lain, walaupun cendana masih menjadi mata dagang utama di wilayah Timor Barat, namun bukan lagi menjadi sumber perekonomian bagi masyarakat. Ketiga, munculnya anggapan-anggapan baru yang beredar di masyarakat terkait keberadaan cendana, dimana cendana yang awalnya dianggap keramat dan membawa kemakmuran berubah dengan anggapan bahwa cendana yang dapat membawa musibah atau kesialan.
This study reconstructed the history of sandalwood trading in Western Timor area on 19th until early of 20th century. This study based on Western Timor trading in the past for production and selling of sandalwood in the market by all traders around. Unfortunately, there were no history notes about sandalwood trading in these area. The basic problem ot these research is how to evaluate the position and sandalwoods function in Western Timor economic dynamic deeper after politically and economically intervention of the Colonial. The method using in these research are critical history methods using primer and secondary data to solve the problem. We collecting data from archieves, journals, reports, photos and other relevant sources. The concepts using in these research were trading concept and economic transformation which is same with merchantilism economic. We proposed some conclusions base on the problems; First, sandalwood position belong to local or traditional elits transformed to Colonial government. Secondly, sandalwood function still as primer economic sources of the society in Western Timor eventhough changed to others comodities. Thirdly, arose some new perspective around the society whose thought that sandalwood is sacred and brought prosperity but have changed that sandalwood is dangerous and be misfortune.
Kata Kunci : Perekonomian Cendana, Timor Barat, Kedudukan dan Fungsi Cendana/Sandalwoods Economy, Western Timor, Sandalwoods Position and Function.