Analisis Pengaruh Perubahan Peraturan Fraksi Harga terhadap Return dan Likuiditas Saham (Studi Empiris Di Bursa Efek Indonesia)
KARUNIA DAMAYANTI, Bambang Sudibyo, Prof., Dr., M.B.A., Ak. CA.
2017 | Skripsi | S1 AKUNTANSITujuan penelitian ini adalah untuk menguji implikasi dari peraturan fraksi harga saham baru di Bursa Efek Indonesia (BEI). Implikasi tersebut dilihat dari pengaruh peraturan fraksi harga baru terhadap likuiditas saham dan return saham. Likuiditas saham diukur dengan rerata aktivitas volume perdagangan sedangkan return saham diukur dengan rerata return tak normal dan akumulasi return tak normal yang dihitung menggunakan mean-adjusted model. Penelitian ini dilakukan dengan ukuran sampel 22 perusahaan dalam kelompok harga saham Rp200-Rp500 dan 51 perusahaan dalam kelompok harga saham Rp2.000-Rp5.000 yang tercatat di BEI selama periode penelitian. Variabel independen adalah fraksi harga saham. Variabel dependen adalah rerata aktivitas perdagangan, rerata return tak normal, dan akumulasi return tak normal. Related Samples Wilcoxon Sign-Rank Test mengindikasikan bahwa fraksi harga saham baru pada kedua kelompok sampel (Rp2 untuk saham dalam rentang harga Rp200-Rp500 dan Rp10 untuk saham dalam rentang harga Rp2.000-Rp5.000) tidak secara signifikan memengaruhi rerata aktivitas perdagangan saham. Hasil yang sama ditunjukkan pada rerata return tak normal dan akumulasi return tak normal. Hal ini kemungkinan besar dikarenakan perubahan yang tidak signifikan pada rerata aktivitas perdagangan.
The purpose of this study was to examine the implication of new tick size policy in Indonesian stock exchange (IDX). The implication was seen by the effect of new tick size policy toward stock liquidity and stock return. The stock liquidity was measured by the average trading volume activity and the stock return was measured by both average abnormal return and accumulated abnormal return computed using mean-adjusted model. This study was carried out with sample size of 22 companies within group price 200 IDR - 500 IDR and 51 companies within group price 2.000 IDR - 5.000 IDR listed in the IDX in the research period. The independent variable was tick size. The dependent variables were average trading volume activity, average abnormal return, and accumulated abnormal return. The Related Samples Wilcoxon Sign-Rank Test indicated that the new tick size policy for both groups (2 IDR for the stocks in the price range 200 IDR - 500 IDR and 10 IDR for the stocks in the price range 2.000 IDR - 5.000 IDR) did not significantly affect the average trading volume activity. The same result was found in the average abnormal return and accumulated abnormal return. It was probably because the insignificant change on average trading volume activity.
Kata Kunci : fraksi harga, likuiditas saham, aktivitas perdagangan saham, return saham, return tak normal