Evaluasi Kesesuaian Indikasi Penggunaan Obat Antidepresan di RSUP Dr. Sardjito Yogyakarta
SHELLA SYAFIRA WIJAYANTI, Prof. Dr. Zullies Ikawati, Apt.
2017 | Skripsi | S1 FARMASIObat antidepresan merupakan obat yang banyak diresepkan namun penggunaannya tidak selalu dilakukan sesuai dengan indikasi resmi yang telah ditetapkan oleh badan berwenang. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui profil dan kesesuaian indikasi peggunaan obat antidepresan golongan SSRIs dan TCAs di RSUP Dr. Sardjito Yogyakarta. Penelitian merupakan penelitian deskriptif dengan pengumpulan data secara retrospektif. Subyek penelitian adalah pasien yang menerima obat antidepresan golongan SSRIs dan TCAs di RSUP Dr. Sardjito Yogyakarta pada bulan Januari-April 2016. Hasil penelitian dianalisis secara deskriptif untuk mendapatkan data karakteristik dasar pasien, pola penggunaan obat antidepresan, kesesuaian indikasi penggunaan obat serta bukti ilmiah yang mendukung penggunaan obat. Penggunaan obat antidepresan pada perempuan sebanyak 62,82% dan laki-laki sebanyak 37,18%, dengan 53,79% mendapatkan amitriptilin, 42,60% mendapatkan fluoksetin, sedangkan sisanya 3,61% mendapatkan amitriptilin dan fluoksetin. Penggunaan terbanyak adalah untuk depresi (32,85%). Penggunaan obat antidepresan pada 116 (41,87%) pasien telah sesuai dengan indikasi resmi badan berwenang, sedangkan penggunaan pada 166 (59,93%) pasien tidak sesuai dengan indikasi resmi. Dari 166 pasien tersebut, pada 160 (96,39%) pasien penggunaan obat antidepresan telah didukung dengan bukti ilmiah. Sedangkan sisanya sebanyak 6 (3,61%) pasien penggunaan obat antidepresan tidak didukung dengan bukti ilmiah. Beberapa penggunaan obat antidepresan di luar indikasi resmi antara lain untuk nyeri neuropati, headache, low back pain, gangguan cemas, dan insomnia.
Antidepressant drugs are one of the most common drugs prescribed, however the use of the drugs are not always for the condition that approved by authorities. The aim of this study is to find out the profile and the conformity in indication of antidepressant drugs usage in RSUP Dr. Sardjito Yogyakarta. A descriptive study was carried out in this research and the data was collected retrospectively. The subjects of the study were patients who received antidepressants drugs which belong to the classes of SSRIs and TCAs on January-April 2016 in RSUP Dr. Sardjito Yogyakarta. The result of the study was analyzed descriptively to get informations about patients' basic characteristics, antidepressant drugs use patterns, conformity in indication of antidepressant drugs usage, and scientific evidences that can explain the usage. The use of antidepressant drugs in female patients were 62.82% and in male patients were 37.18%, with 53.79% from total patients got amitritpyline, 42.60% got fluoxetine, and the rest (3.61%) got amitriptyline and fluoxetine. Antidepressant drugs mostly used to treat depression (32.85%). One hudred and sixteen (41.87%) patients used antidepressant drugs for the condition that approved by the authorities, while 166 (59.93%) patients used it for condition that have not been approved by authorities. From 166 patients, 160 (96.39%) used the antidepressant drugs with scientific evidences, while the rest, 6 (3.61%) patients used the antidepressant drugs without scientific evidence. Some conditions that were treated with antidepressant drugs but have not yet got approval from authorities such as neuropathic pain, headache, low back pain, anxiety disorder, and insomnia.
Kata Kunci : antidepresan, SSRIs, TCAs, RSUP Dr. Sardjito, evaluasi penggunaan obat, kesesuaian indikasi