Pengaruh Penambahan (Curcuma domestika val) Dalam Air minum Terhadap Pertumbuhan Ayam Kampung Normal dan Leher gundul (Naked neck fowl)
AZAN GESANG MAHARDIKA, Prof. Dr. Ir. Jafendi H. P. Sidadolog; Prof. Dr. Ir. Zuprizal, DEA; Prof. Ir. Wihandoyo, MS.,Ph.D.; R. Edwin Indarto, S.Pt., MP.
2017 | Skripsi | S1 ILMU DAN INDUSTRI PETERNAKANTujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui pengaruh kondisi bulu dan penambahan tepung kunyit dalam air minum terhadap pertumbuhan ayam kampung normal dan leher gundul (legund). Jumlah ayam yang digunakan dalam penelitian ini adalah 90 ekor Day Old Chicken (DOC) ayam kampung yang terdiri 45 ekor normal dan 45 ekor ayam legund. Penelitian ini dilakukan dengan tiga macam perlakuan air minum dengan penambahan kunyit dalam air minum yaitu 0 g/l, 5 g/l, dan 10 g/l. Masing-masing perlakuan terdiri dari lima ekor dengan tiga kali ulangan. Pemberian kunyit dilakukan selama 8 minggu. Parameter yang diamati adalah konsumsi pakan, pertambaan berat badan, dan konversi ransum. Data dianalisis statistik menggunakan rancangan Split-Plot. Hasil analisis menunjukkan perbedaan kondisi bulu pada ayam legund dan normal berpengaruh tidak nyata terhadap berat badan ayam legund yaitu 797,33 g/ekor dan ayam normal 789,40g/ekor, pertambahan berat badan ayam legund yaitu 761,95 g/ekor dan normal 758,49 g/ekor. Konsumsi pakan ayam legund 1876,42 g/ekor dan ayam normal 1962,20 g/ekor, konsumsi air minum ayam legund 3106,89 g/ekor dan ayam normal 3202,67 g/ekor dan konversi pakan pada ayam legund 2,45 g/ekor lebih rendah (P<0,05) dibandingkan pada ayam normal yaitu 2,59 g/ekor. Pemberian tepung kunyit berpengaruh tidak nyata terhadap konsumsi air minum dan konversi pakan. Pemberian 10 g/l tepung kunyit dalam air minum meningkatkan (P<0,05) berat badan legund menjadi 807,87 g/ekor, pertambahan berat badan menjadi 776,06 g/ekor, dan konsumsi pakan menjadi 1976,07 g/ekor dibandingkan dengan pemberian 0g/l dan 5g/l. Hasil penelitian tidak ada interaksi antara tepung kunyit dan kondisi bulu pada berat badan, pertambahan berat badan, konsumsi air minum, konsumsi pakan dan konversi pakan. Dapat disimpulkan dari penelitian ini bahwa ayam legund memiliki kinerja pertumbuhan yang lebih baik dibandingkan ayam normal, terlebih ketika mendapatkan air minum dengan penambahan 10 g/l tepung kunyit.
The purpose of this research was to know the influence of feather conditions and the of turmeric meal addition in drinking water on the growth (natural and naked neck) chickens. Fourty five of normal native chickens used in this experimen. The chickens was devided into three groups of tumeric treatments experimen (0g/l, 5 g/l and 10 g/l) and three replications of five chickens. The influence of the difference of conditions was calculated by comparing the feather naked neck chickens and normal chickens. The giving turmeric done for 8 weeks. The parameters observed were the consumption of feed, the body weights, and conversion rations. The data were analyzed statistically using a split-plot design. Result showed the difference on feather condition did not affect body weight naked neck 797,33 g/chicken and natural chicken 789,40 g/chicken, body weight gain naked neck 761,95 g/chicken and natural chicken 758,49 g/chicken. However, naked neck chickens consumed less feed and water (P<0.05) and converted feed more efficiently (P<0.05), when compared to those of normal chickens.The addition of turmeric meal did not affect water intake, and feed conversion. The addition of 10 g/l turmeric meal in drinking water increased (P<0.05) body weight 807,87 g/chicken, body weight gain 776,06 g/chicken, and feed intake 1976,07 g/chicken. Result was also show that there was no interaction between the effects addition of turmeric in drinking water and the effects of feather condition on body weight, weight gain, water intake, feed intake, and feed conversion ration. It can be concluded that naked neck chickens have higher growth performance than normal chickens, especially when given drinking water supplemented with 10 g/l turmeric meal.
Kata Kunci : Air Minum, Kondisi Bulu,Pertumbuhan, Ayam Legund