PENGARUH PEMBERIAN GAMAVET MINERAL BLOK TERHADAP KADAR MAGNESIUM DAN KALIUM DARAH SAPI PERANAKAN ONGOLE DI DAERAH NGLIPAR GUNUNGKIDUL
MUHAMMAD ABDUH ARDYANSYAH, drh. Hary Purnamaningsih, MP.
2017 | Skripsi | S1 KEDOKTERAN HEWANSalah satu usaha untuk memperbaiki kualitas ransum untuk ternak adalah dengan pemenuhan kadar mineral dalam ransum. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh pemberian Gamavet mineral blok terhadap kadar magnesium dan kalium darah sapi Peranakan Ongole di Kecamatan Nglipar, Kabupaten Gunungkidul. Pada penelitian ini digunakan 10 ekor sapi PO betina berumur 3 – 6 tahun. Sapi diberikan perlakuan dengan Gamavet Mineral Blok selama 1 bulan dengan dosis 1 mineral blok dalam 1 minggu. Pengambilan darah melalui vena jugularis sebanyak 5 cc dilakukan sebelum dan sesudah perlakuan untuk pengukuran kadar Mg dan K. Serum diambil dan dilakukan analisis Mg dan K menggunakan metode ICP (Inductively Couple Plasma method). Data hasil penelitian dianalisa dengan metode Paired T-test. Hasil penelitian darah sapi sebelum perlakuan menunjukkan kadar rata – rata Mg 2,16 ± 0,45 mg/dl dan setelah perlakuan 2,45 ± 0,57 mg/dl. Kadar rata – rata K sebelum perlakuan 20,25 ± 2,36 mg/dl dan setelah perlakuan 19,42 ± 2,31 mg/dl. Analisis statistik menunjukkan tidak ada perbedaan yang signifikan pada kadar magnesium dan kalium darah sapi (P>0,05). Berdasar hasil penelitian ini dapat disimpulkan bahwa pemberian Gamavet mineral blok berpengaruh terhadap kenaikan kadar magnesium dan penurunan kadar kalium yang tidak signifikan pada darah sapi PO di Daerah Nglipar, Gunungkidul.
One effort to improve the quality of rations for livestock is by fulfilling the mineral content in the ration. This study aims to determine the mineral magnesium dan kalium profile in blood serum of Ongole Crossbred (PO) cattle farmed in Nglipar District, Gunungkidul after treated by Gamavet mineral blok. This study used 10 PO cattle 3 – 6 years old. Gamavet mineral blok was given each week for 1 month. Blood collection was taken from jugular vein for 5 cc before and after treated by Gamavet mineral blok. The mineral magnesium and kalium level in serum were analyzed by Inductively Couple Plasma method (ICP). Result of the study showed the levels of magnesium before treatment was 2,16 ± 0,45 mg/dL and after treatment was 2,45 ± 0,57 mg/dL, potassium levels before treatment was 20,25 ± 2,36 mg/dL and after treatment was 19,42 ± 2,31 mg/dL. Statistic analysis showed that Mg and K concentration had an insignificant change (p>0,05) with Gamavet mineral blok. Based on the result can be concluded that the Gamavet mineral blok can increased magnesium levels and decreased the potassium levels of PO cattle in Nglipar District, Gunungkidul.
Kata Kunci : Sapi PO, Magnesium, Kalium, Gamavet mineral blok