Laporkan Masalah

SOLUSI PERMASALAHAN BANJIR SUNGAI BELIK (SEGMEN PDAM TIRTA MARTA KARANGGAYAM - JL. SAMIRONO) TAHUN 2017

SYAMSUL HADI, Muhammad Sulaiman, S.T., M.T., D.Eng.

2017 | Tugas Akhir | D3 TEKNIK SIPIL SV

Permasalaahan banjir di kota Yogyakarta khususnya di Kawasan Sungai Belik di sebabkan oleh meluapnya Sungai Belik. Sungai Belik sering meluap ketika hujan di karenakan kapasitas kali tersebut tidak mampu menampung debit air hujan yang mengalir di Sungai Belik. Tujuan dari Tugas Akhir ini adalah mengetahui penyebab banjir di kawasan Kolam perikanan dan area Wisdom Park dan memberikan Inovasi baru untuk mengurangi banjir Sungai Belik dengan ramah lingkungan. Metedologi yang dilakukan penulis adalah melakukan pengamatan dengan menggunakan metode pengumpulan data yang terdiri dari interview, observasi, partisipasi, kepustakaan. Penelitian ini dilakukan dengan mengacu pada data primer dan data sekunder yang telah ada. Analisis data untuk mendapatkan intensitas hujan menggunakan metode mononobe, untuk mendapatkan debit rencana menggunakan metode rasional dan data curah hujan yang digunakan adalah data curah hujan tahunan stasiun Gemawang tahun 2001 sampai dengan tahun 2016. Dari analisis perhitungan metode rasional didapat debit banjir rencana sebesar 4,805 m3/detik pada Zona I dan 10,702 m3/detik pada Zona II. Dari hasil pengamatan dan perhitungan banjir kali Belik di sebabkan oleh kurangnya kapasitas saluran untuk menampung debit banjir rencana.

Flood problem in Yogyakarta, specially in Belik River is caused by Belik River overflow. Belik River overflow often happen when it's raining, because the river's capacity is not capable to accpet the water flow which are through this river. The purpose of this final assignment is to know the cause of flood in fishery area and Wisdon Park area, and also giving new innovation to reduce the flood in Belik River. The writer use observation methodology and collecting data methodology, such, interview, observation, paticipation, documents. This research is done with using primer and secunder data as the reference. Data analysis to get the rain intencity is using mononobe methode, planning debit is using rational methode, and the data of rain that is used is from "curah hujan" Gemawangan station in 2001 till 2016. From the analysis counting of rational methode, it is gotten, rain flow in planning is 4,805 m3/ second in Zona I and 10,702 m3/second in Zona II. From analyzing and counting step, Belik River flood is caused by the capacity of canal flow raining which is uncapable to accept the flow.

Kata Kunci : kapasitas, debit banjir rencana, inovasi baru ramah lingkungan

  1. D3-2017-368374-abstract.pdf  
  2. D3-2017-368374-bibliography.pdf  
  3. D3-2017-368374-tableofcontent.pdf  
  4. D3-2017-368374-title.pdf